Berlayar Perdana di Danau Toba, KMP Wira Toba Perkuat Akses Ajibata–Ambarita

KMP Wira Toba akan beroperasi melayani lintasan Ajibata–Ambarita, Danau Toba, mulai Minggu (28/12/2025). (foto: istimewa/mistar)
Toba, MISTAR.ID
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Wira Toba milik PT Wira Jaya Logitana Lines (WJL) resmi beroperasi melayani lintasan Ajibata–Ambarita, Danau Toba, mulai Minggu (28/12/2025). Pengoperasian kapal ini menjadi tambahan armada strategis untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan pada libur Natal dan Tahun Baru.
General Manager PT Wira Jaya Logitana Lines Cabang Danau Toba, Rijaya Simarmata, mengatakan pelayaran perdana KMP Wira Toba dijadwalkan mulai pukul 08.05 WIB dengan lima trip dalam sehari.
Kehadiran kapal ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas layanan penyeberangan, khususnya menuju Pulau Samosir yang menjadi salah satu tujuan utama wisatawan. "Beroperasinya KMP Wira Toba merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas angkut dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat serta wisatawan," ujar Rijaya, Sabtu (27/12/2025).
Ia menjelaskan, KMP Wira Toba memiliki kapasitas angkut hingga 350 penumpang, serta sekitar 40 unit kendaraan roda empat dan roda enam. Kapal ini juga telah dilengkapi fasilitas keselamatan sesuai standar pelayaran nasional untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jasa.
Baca Juga: Jelang Tahun Baru 2026, Kendaraan Wisatawan dan Perantau Padati Penyeberangan Ajibata-Ambarita
Sebelum resmi dioperasikan, KMP Wira Toba telah menjalani serangkaian pemeriksaan kelaiklautan serta uji keselamatan oleh instansi terkait. Seluruh prosedur tersebut dilakukan untuk memastikan kapal layak berlayar dan aman digunakan selama masa operasional.
Rijaya menegaskan, pihaknya tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan prima dalam setiap pelayaran. Petugas disiagakan di Pelabuhan Ajibata dan Ambarita guna mengatur arus kendaraan serta membantu penumpang saat proses naik dan turun kapal.
"Dengan bertambahnya armada yang beroperasi, kami optimistis layanan penyeberangan di Danau Toba akan semakin andal. Ini tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba," ujarnya.






















