Jelang Tahun Baru 2026, Kendaraan Wisatawan dan Perantau Padati Penyeberangan Ajibata-Ambarita

Antrean kendaraan di Pelabuhan Ajibata sebelum menyeberang menuju Pelabuhan Ambarita, Samosir. (Foto: Istimewa/Mistar)
Toba, MISTAR.ID
Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, arus kendaraan yang menyeberang melalui lintasan Ajibata-Ambarita di Danau Toba mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Lonjakan terlihat pada kendaraan roda dua maupun roda empat.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita, mengatakan peningkatan volume kendaraan sudah terasa sejak Jumat pagi hingga malam hari. Tren tersebut diprediksi terus berlanjut hingga mendekati puncak libur akhir tahun.
“Lonjakan volume kendaraan dibandingkan hari-hari sebelumnya mulai terlihat sejak kemarin pagi hingga malam hari, khususnya pada jam-jam favorit penyeberangan,” ujar Nikson, Sabtu (27/12/2025).
Menurut Nikson, kenaikan arus penyeberangan menuju Pulau Samosir sebenarnya telah berlangsung sejak perayaan Natal 2025. Mayoritas pengguna jasa merupakan wisatawan serta perantau asal Kabupaten Samosir yang memanfaatkan libur akhir tahun untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga.
“Arus kendaraan menuju Samosir meningkat sejak Natal. Didominasi wisatawan dan perantau yang ingin menghabiskan liburan akhir tahun di kampung halaman,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP Cabang Danau Toba melakukan optimalisasi layanan penyeberangan, salah satunya dengan menambah jam operasional kapal pada malam hari hingga pukul 23.59 WIB guna memberikan kepastian layanan bagi pengguna jasa.
Sementara itu, Kepala Wilayah Kerja Pelabuhan Ajibata, Darwin Purba, juga mengakui adanya peningkatan jumlah penumpang sejak dua hari terakhir. Meski demikian, ia menilai tingkat keramaian tahun ini masih lebih rendah dibandingkan periode libur akhir tahun sebelumnya.
“Penumpang memang bertambah sejak dua hari belakangan. Tapi ini menurun dibandingkan tahun lalu. Meski begitu, tiket tetap habis sampai jam 12 malam,” ujar Darwin, Sabtu sore.
Saat ini rute Ajibata-Ambarita, kata Darwin, dilakukan penambahan trip untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada momen libur akhir tahun. “Di Pelabuhan Ajibata ada dua KMP yang beroperasi, Ihan Batak dan Pora-Pora. Saat ini ada 16 trip per hari untuk rute Ajibata-Ambarita, masing-masing delapan trip,” kata Nikson.
Darwin menambahkan, hingga saat ini tidak ada kendala berarti dalam operasional penyeberangan, termasuk gangguan cuaca yang dapat menghambat pelayaran di Danau Toba.
“Kalau gangguan pelayaran akibat cuaca sampai sekarang ini tidak ada. Penyeberangan aman,” katanya.
ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa agar merencanakan perjalanan sejak dini, membeli tiket secara daring, serta mematuhi seluruh ketentuan keselamatan selama berada di area pelabuhan maupun di atas kapal.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran arus penyeberangan dan kenyamanan penumpang selama periode libur akhir tahun. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Patung Boraspati yang Hilang Dipasang Kembali



















