Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Batu Bara Bakal Dipasang 6.152 Lampu Jalan, Wabup: Tekan Kriminalitas dan Kecelakaan

Mistar.idKamis, 21 Mei 2026 16.42
journalist-avatar-top
EP
batu_bara_bakal_dipasang_6152_lampu_jalan_wabup_tekan_kriminalitas_dan_kecelakaan

Wabup Syafrizal menyampaikan pentingnya alat penerangan jalan (APJ). (foto:diskominfo/mistar)

news_banner

Batu Bara, MISTAR.ID

Wakil Bupati (Wabup) Batu Bara, Syafrizal, mengungkapkan pemasangan Alat Penerangan Jalan (APJ) berfungsi mendukung keselamatan, kenyamanan, dan aktivitas perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan Syafrizal saat membuka Kick Off Meeting Proyek KPBU Alat Penerangan Jalan (APJ) bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) di Kantor Bupati Batu Bara, Lima Puluh, Kamis (21/5/2026).

“APJ bukan hanya soal lampu, tetapi soal keselamatan, kenyamanan, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Batu Bara. Karena itu, saya menegaskan agar pemasangan APJ diprioritaskan di jalan-jalan protokol kabupaten yang padat permukiman dan aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Ia meyakini, dengan penerangan jalan yang lebih baik, masyarakat bisa beraktivitas lebih aman pada malam hari, pelaku usaha semakin terbantu, serta angka kecelakaan maupun potensi kriminalitas dapat ditekan.

Karena pentingnya APJ tersebut, Syafrizal mengajak Kementerian Keuangan RI dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) untuk berkolaborasi dan bekerja sama demi mewujudkan Batu Bara yang terang, aman, dan maju bagi seluruh masyarakat.

Kepala Divisi Inisiasi Bisnis PT PII, Hermawan, dalam laporannya menjelaskan Kabupaten Batu Bara sangat memerlukan penerangan optimal. Hal itu dilatarbelakangi adanya kawasan industri, proyek strategis nasional, basis ekonomi multisektoral, seperti industri, pertanian, perikanan, perdagangan, dan transportasi, serta kawasan pariwisata.

Menurutnya, APJ sangat bermanfaat untuk mendukung industri, aktivitas simpul logistik, menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas, serta mengurangi potensi kriminalitas saat kondisi gelap.

“Untuk menjadikan Kabupaten Batu Bara yang terang dibutuhkan 6.152 titik lampu yang menerangi jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten,” ungkap Hermawan.

Meski Kabupaten Batu Bara telah berusia 19 tahun, persoalan lampu penerangan jalan masih sangat minim.

Bahkan, di ruas Jalan Desa Lalang menuju Pagurawan dan Bandar Khalifah serta Jalan Kuala Tanjung menuju Perupuk, kondisi pada malam hari masih gelap gulita. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat melintas. (hm27)