Friday, July 10, 2026
home_banner_first
SUMUT

Anggota DPRD Sumut Desak Kapolres Binjai Tutup Barak Narkoba

Mistar.idSenin, 18 Mei 2026 pukul 17.00 WIB
anggota_dprd_sumut_desak_kapolres_binjai_tutup_barak_narkoba

Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti. (foto:ari/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Anggota Fraksi PAN DPRD Sumatera Utara (Sumut), Rudi Alfahri Rangkuti, mendesak Kapolres Binjai untuk menggelar razia dan menutup lokasi yang disinyalir menjadi barak pengguna narkoba di wilayah Kota Binjai.

Desakan tersebut disampaikan Rudi usai menerima aspirasi dan keluhan masyarakat saat menggelar Reses III Tahun Sidang 2025–2026 di wilayah Kota Binjai sejak 17 Mei hingga 26 Mei 2026 mendatang.

“Kita mendesak Pak Kapolres Binjai untuk memusnahkan barak narkoba di Binjai. Sudah menjadi rahasia umum keberadaan barak narkoba di Binjai, masyarakat juga sudah resah. Saat reses sejak kemarin hingga hari ini, itu menjadi keluhan utama yang disampaikan kepada saya,” ujarnya kepada Mistar melalui sambungan telepon, Senin (18/5/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil penelusuran masyarakat di sejumlah titik di Kota Binjai, berbagai tindak kriminalitas seperti begal dan perampokan diduga berkaitan erat dengan penyalahgunaan narkoba.

“Mayoritas hasil begal dan pencurian yang marak terjadi saat ini di Binjai kerap ditukar dengan narkoba. Ini menjadi perhatian serius kita, informasi ini juga kami terima dari laporan masyarakat,” ucapnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Rudi menegaskan aparat penegak hukum harus segera mengambil langkah konkret agar persoalan itu dapat ditindaklanjuti secara optimal. Menurutnya, keresahan masyarakat saat ini sudah menjadi ancaman serius bagi generasi mendatang.

“Kita mengapresiasi penangkapan begal dan pengungkapan berbagai kasus pencurian. Tetapi jika barak narkoba ini tidak dimusnahkan, maka akan terus muncul tindak kejahatan baru demi mendapatkan narkotika di kemudian hari,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap persoalan tersebut menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan di Kota Binjai. Menurutnya, fenomena itu sudah seharusnya disikapi secara tegas dan menyeluruh.

“Kita sangat berharap persoalan ini dapat disikapi secara optimal. Jangan beri ruang bagi bandar narkoba untuk melancarkan penyalahgunaan melalui penukaran hasil barang curian. Kita berharap sinergi para pemangku kepentingan dapat terjalin secara maksimal,” katanya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN