Air Terjun Simarsasar Mengering, Begini Respons Kacab PDAM Tirtanadi Sudarmanyah

Kepala PDAM Tirtanadi Cabang Pangururan, Sudarmanyah. (Foto: Pangihutan/mistar)
Samosir, MISTAR.ID
Mengeringnya air Terjun Simarsasar di Desa Boho, Kecamatan Sianjur Mula-mula dilaporkan mengering sejak Kamis (27/11/2025), meskipun wilayah tersebut sudah diguyur hujan selama dua minggu terakhir.
Kondisi ini memicu pertanyaan masyarakat mengenai dugaan pengalihan aliran air oleh PDAM Tirtanadi Cabang Pangururan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala PDAM Tirtanadi Cabang Pangururan, Sudarmansyah, menyampaikan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir melalui Dinas Pekerjaan Umum.
“Izin, Pak, nanti saya koordinasikan ke Pemkab PU Samosir,” ujarnya melalui pesan singkat pada Kamis (27/11/2025).
Namun, Sudarmansyah tidak menjelaskan secara detail apa dan mengapa air terjun Simarsasar tersebut semua dialirkan ke pipa Tirtanadi. Selain itu tidak dijelaskan apakah ada kajian PDAM Tirtanadi.
Sebelumnya, informasi awal yang diterima Mistar menyebutkan aliran air dari sumber di bagian atas air Terjun Simarsasar diduga dialihkan sepenuhnya ke pipa induk PDAM.
Warga menyampaikan penarikan air tersebut menyebabkan debit air menuju air terjun berhenti total sehingga aliran alami yang menjadi salah satu daya tarik wisata di Pangururan itu tidak lagi mengalir.
Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, Mistar mencoba konfirmasi langsung kepada Kepala PDAM Tirtanadi Cabang Pangururan, Sudarmansyah.
Namun, hingga berita ini dikirim, PDAM Tirtanadi belum memberikan penjelasan lengkap mengenai teknis pengambilan air dan dampaknya terhadap aliran Air Terjun Simarsasar.
Masyarakat berharap pengelolaan sumber air dapat dilakukan secara bijak tanpa menghilangkan situs alam yang memiliki nilai ekologis dan budaya tersebut.
PREVIOUS ARTICLE
19 Ribu Paket MBG Disalurkan kepada Korban Banjir di Stabat






















