Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Air Perumda Tirta Nauli Keruh, Warga Keluhkan Tak Layak Konsumsi

Mistar.idSabtu, 4 April 2026 16.14
AN
PT
air_perumda_tirta_nauli_keruh_warga_keluhkan_tak_layak_konsumsi_

Kondisi air yang didistribusikan Perumda Air minum Tirta Nauli Sibolga ke rumah pelanggan (Foto: Poltak Tarihoran/Mistar)

news_banner

Sibolga, MISTAR.ID

Air yang disalurkan oleh Perumda Air Minum Tirta Nauli Sibolga dikeluhkan warga karena kondisinya sangat keruh dan dinilai tidak layak untuk dikonsumsi sebagai air minum.

Keluhan itu disampaikan salah seorang pelanggan, P. Hutabarat, kepada Mistar, Sabtu (4/4/2026).

Ia menilai kualitas air yang didistribusikan ke rumahnya sangat memprihatinkan.

“Kalau kita lihat hasil pendistribusian air oleh Perumda Air Minum Tirta Nauli ini, sangat tidak layak untuk dikonsumsi sebagai air minum. Mungkin hanya bisa digunakan untuk MCK (mandi, cuci, kakus),” ujarnya.

Hutabarat yang berdomisili di Kelurahan Sarudik menyebut, beberapa tahun lalu saat pengelolaan masih ditangani tenaga yang dinilai lebih ahli, kualitas air masih layak diminum. Namun saat ini, menurutnya, kondisi air jauh menurun.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, seperti H. Hutagalung dan S. Panggabean. Mereka menilai kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama.

Warga memahami adanya dampak bencana terhadap distribusi air. Namun, mereka mempertanyakan upaya perbaikan dari pihak perusahaan, khususnya pada sistem penyaringan di WTP Sarudik.

“Bencana sudah terjadi beberapa bulan lalu. Apakah tidak ada solusi untuk perbaikan saringan di WTP Sarudik? Kalau tidak bisa, mungkin perlu diganti saja namanya dari Perumda Air Minum menjadi Perumda MCK,” ujar warga dengan nada seloroh.

Selain air yang keruh, warga juga mengeluhkan distribusi yang kerap terhenti, terutama saat hujan turun meski hanya sebentar. Ironisnya, meskipun kualitas air dinilai tidak layak konsumsi, warga menyebut tagihan bulanan tetap tinggi. Bahkan, keterlambatan pembayaran langsung dikenakan denda.

“Kalau kami telat membayar, langsung didenda. Seharusnya pihak Perumda juga didenda kalau airnya keruh dan sering mati,” keluh pelanggan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Humas Perumda Air Minum Tirta Nauli Sibolga, Arif Budiman Sihombing, belum memberikan tanggapan. Pesan yang dikirim Mistar juga belum direspons hingga beberapa jam setelah dikirim. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN