6.999 Siswa SMA/SMK di Toba dan Samosir Ikuti TKA, Cabdis Pendidikan Surati PLN

Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Sumatera Utara, Balige, Samron Immanuel Simanjuntak. (Foto: Dok. Pribadi Samron/Mistar)
Toba, MISTAR.ID – Sebanyak 6.999 siswa SMA dan SMK di Kabupaten Toba dan Samosir akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada 26-29 Oktober 2026.
Untuk memastikan pelaksanaan tes berjalan lancar, Cabang Dinas (Cabdis) Pendidikan Wilayah VIII Provinsi Sumatera Utara, Balige, telah menyurati PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik selama ujian berlangsung.
Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah VIII Sumatera Utara, Samron Immanuel Simanjuntak, mengatakan langkah tersebut dilakukan berdasarkan pengalaman saat simulasi atau gladi TKA sebelumnya.
Dimana, sejumlah sekolah mengalami pemadaman listrik akibat perawatan jaringan sehingga pelaksanaan simulasi terkendala dan terpaksa diulang pada hari berikutnya.
Berdasarkan data Cabdis Pendidikan Wilayah VIII, terdapat 33 SMA dan SMK di Kabupaten Toba dengan jumlah 4.404 siswa kelas XII. Sementara di Kabupaten Samosir terdapat 19 sekolah dengan 2.595 siswa kelas XII yang akan mengikuti TKA.
"Agar peristiwa pemadaman listrik tidak terjadi saat hari pelaksanaan TKA, kita telah menyurati PLN agar tidak terjadi pemadaman. Demikian juga pihak jaringan internet, sehingga 6.999 siswa di dua kabupaten tersebut tidak terganggu atau terkendala mengikuti TKA," ujar Samron, Rabu (21/10/2026).
Ia menambahkan, hasil TKA akan menjadi salah satu pendukung bagi siswa yang mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur undangan.
Samron menjelaskan, pelaksanaan TKA menggunakan dua sistem, yakni semi daring dan daring. Pada sistem semi daring, komputer di setiap ruangan terhubung dengan server lokal. Jawaban siswa terlebih dahulu dikirim ke server lokal, kemudian diteruskan ke server pusat.
Sementara itu, pada sistem daring, seluruh proses pelaksanaan terpusat sehingga jawaban siswa dapat langsung dikirim ke server pusat.
"Kendala yang dihadapi saat pelaksanaan TKA kerap terjadi ketika server pusat mengalami gangguan atau down sehingga jawaban siswa terkendala sampai ke pusat. Semoga ke depannya ada perbaikan pada server pusat," tuturnya.[]







































