Wednesday, October 21, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Ratusan Warga Pematangsiantar Serbu Pasar Murah, Beras SPHP Dijual Rp58.000 per 5 Kg

Mistar.idRabu, 21 Oktober 2026 pukul 12.29 WIB
ratusan_warga_pematangsiantar_serbu_pasar_murah_beras_sphp_dijual_rp58000_per_5_kg

Warga Kota Pematangsiantar mengantri membeli pangan murah di Lapangan Adam Malik Kota Pematangsiantar, Rabu (21/10/2026) (Foto: Rika/Mistar)

Pematangsiantar, MISTAR.ID (21/10/2026) - Ratusan warga Kota Pematangsiantar rela mengantre di Lapangan Adam Malik, untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok di pasar murah yang diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional, Rabu (21/10/2026).

Warga mayoritasi kaum ibu mengantre lebih awal, sejak panitia mulai membuka pasar murah sejak pukul 9:00 WIB. Hanya hitungan sekitar satu jam, jumlah pembeli sudah mencapai 280 orang. Beberapa stok pangan seperti Minya Kita dan bawang putih pun ludes.

Wilmar Pasaribu, Analis Ketahanan Pangan, Badan Pangan Nasional Pematangsiantar, mengatakan pasar murah ini diselenggarakan 2 hari dalam rangka peringatan Hari Pangan se-Dunia.

"Selain untuk memperingati Hari Pangan se-Dunia, pasar ini juga sekaligus untuk menekan inflasi di Indonesia. Kita tahu kan harga-harga mulai naik," ujar Willy.

Hasil pantauan Mistar, harga dagangan di pasar murah ini tergolong murah khususnya harga beras SPHP, per 5 kg seharga Rp58.000, sementara di tempat lain sudah Rp65.000.

Untuk harga Minyak Kita dibandrol Rp15.000 per liter, telur Rp48.000 per papan. Selain bahan makanan pokok, Badan Pangan Nasional juga menjual sayur mayur, cabai, bawang dan tomat.

April salah seorang warga dari Kelurahan Aek Nauli yang ikut mengantre, mengaku keberadaan beras dan minyak di pasar murah sangat membantu ekonominya.

Ike, warga Nagahuta turut bersyukur dan rela mengantre untuk membeli kebutuhannya. Bahkan ia menunggu panitia mengambil stok karena sempat habis di lokasi.

"Lumayanlah harganya murah" ujarnya.

Untuk warga yang membeli dibatasi, hanya boleh membeli beras 2 karung, dan minyak Kita 2 liter. Sedangkan para pembeli diwajibkan menunjukan KTP dan hanya diperkenankan bagi warga setempat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN