Mangatas Marulitua Silalahi Siap Pimpin Golkar Pematangsiantar Lagi

Peringatan hari jadi Golkar ke-62, DPD Golkar Pematangsiantar ziarah ke Taman Makam Pahlawan. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID – Ketua DPD Partai Golkar Kota Pematangsiantar, Mangatas Marulitua Silalahi, menyatakan siap kembali maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) untuk memperebutkan kursi ketua.
Ia menegaskan tidak akan mencalonkan diri apabila tidak mendapat kesempatan atau arahan dari partai.
“Saya ini taat aturan dan loyal sama perintah partai. Jadi kalau diberi kesempatan untuk maju lagi, saya siap. Tapi kalau tidak diberi, ya saya nggak bakal bilang maju sendiri,” kata Mangatas usai memimpin perayaan HUT ke-62 Partai Golkar di Pematangsiantar, perayaan HUT ke-62 Partai Golkar di Pematangsiantar.
Terkait munculnya sejumlah nama kader yang disebut-sebut berpotensi meramaikan bursa calon ketua, Mangatas mengaku tidak mempermasalahkannya. Menurutnya, setiap kader memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk maju dalam Musda.
“Saya rasa semua kader punya kesempatan yang sama. Nggak ada yang boleh melarang siapa pun,” ujarnya.
Mengenai kepastian pelaksanaan Musda, Mangatas menyebutkan ketetapan waktu Musda masih menunggu keputusan DPD I Partai Golkar Sumatera Utara.
“Soal kapan Musda, kita sabar aja dulu. Tetap tunggu keputusan dan jadwal resmi dari DPD I,” ucapnya.
Mangatas mengatakan momentum HUT ke-62 menjadi kesempatan bagi Golkar untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik mendatang.
Ada empat arahan utama dari DPD I yang menjadi fokus partai, yakni memperkuat konsolidasi hingga tingkat paling bawah, membangun hubungan dengan pemilih muda, meningkatkan kaderisasi berbasis kerja nyata, serta mengoptimalkan peran media massa.
Untuk konsolidasi, Mangatas menegaskan penguatan partai tidak cukup hanya sampai tingkat kelurahan, tetapi harus menyentuh langsung masyarakat.
“Konsolidasi jangan cuma berhenti di kelurahan. Harus benar-benar menyentuh langsung ke masyarakat,” kata Mangatas.
Sementara itu, dalam upaya merangkul pemilih muda, Golkar diminta lebih intensif menyerap aspirasi kalangan milenial dan Gen Z yang diperkirakan memiliki porsi besar dalam Pemilu mendatang.
Anggota Fraksi Golkar di DPRD juga didorong lebih sering turun ke masyarakat untuk menyampaikan hasil kerja politik selama dua tahun terakhir sekaligus menawarkan solusi konkret.
“Selain itu, optimalisasi media massa menjadi perhatian agar komunikasi politik partai semakin terbuka dan akuntabel kepada publik,” tuturnya.[]
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER





































