Debit Air Menurun, PDAM Tirta Lihou Kesulitan Suplai Air ke Kecamatan Sidamanik dan Pamatang Sidamanik

Salah satu umbul di Pematang Sidamanik mulai mengering. (Roland)
Simalungun, MISTAR.ID
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou, Dodi Ridowin Mandalahi, mengakui air untuk disuplai ke Kecamatan Sidamanik dan Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun semakin berkurang. Pemicunya adalah menurunnya debit sejumlah mata air di Kecamatan Pematang Sidamanik. “
Benar, saat ini kami kewalahan memenuhi kebutuhan air untuk daerah Sidamanik. Debit air di umbul kami semakin kecil,” ujar Dodi kepada Mistar, Rabu (26/11/2025).
Menurut Dodi, sekitar 35 persen debit air berkurang dari beberapa umbul di wilayah tersebut. Kondisi ini memaksa PDAM mengatur ritme pendistribusian air. “Kami bagi secara bergantian atau bergilir. Itu satu-satunya cara agar semua tetap bisa dilayani,” jelasnya.
Dodi menyebut antisipasi jangka panjang telah dipertimbangkan, mulai pembangunan bendungan hingga pencarian umbul baru untuk dijadikan sumber air baku. “Ke depan kita cari umbul baru untuk memenuhi kebutuhan air,” ujarnya.
Ia tidak merinci berapa kebutuhan air ideal masyarakat Sidamanik, namun memastikan personelnya terus memantau pelayanan air minum agar tidak menimbulkan konflik.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Simalungun, Daniel Silalahi, mengaku telah menerima laporan berkurangnya debit air di Pematang Sidamanik.
DLH segera menelusuri informasi tersebut dan akan meminta perusahaan perkebunan melakukan reboisasi di sekitar sumber mata air yang debitnya menurun. “Kami akan telusuri. Jika benar, kita minta perkebunan menghijaukan kembali lahan di sekitar umbul,” ujar Daniel.
BERITA TERPOPULER






















