Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Bupati Anton Pimpin HLM TPID Simalungun, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran

Mistar.idSelasa, 17 Maret 2026 pukul 11.07 WIB
bupati_anton_pimpin_hlm_tpid_simalungun_siapkan_strategi_kendalikan_inflasi_jelang_lebaran

Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, dalam kegiatan HLM TPID dan TP2DD di Bank Indonesia Perwakilan Pematangsiantar. (Foto: Dokumentasi Diskominfo/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, memimpin langsung High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Simalungun di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Pematangsiantar, Senin (16/3/2026).

Pertemuan strategis tersebut difokuskan pada upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi unsur Forkopimda serta sejumlah pimpinan instansi, di antaranya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman, Deputi Bank Sumut, serta Kepala Cabang Perum Bulog Pematangsiantar, Berdian Damanik.

HLM tersebut turut dihadiri berbagai instansi terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, Badan Pusat Statistik, PT PLN, serta PT Pertamina.

Selain membahas strategi pengendalian inflasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan peluncuran Gebyar QRIS 2026 sebagai bagian dari upaya mempercepat digitalisasi transaksi keuangan di daerah.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah sekaligus Tim Teknis TP2DD, Simson Sauttua P Tambunan, menjelaskan bahwa program Gebyar QRIS merupakan inovasi untuk mendorong inklusi keuangan digital.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan serta memberikan perlindungan bagi konsumen, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Simalungun,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan indikator penting dalam keberhasilan pembangunan ekonomi daerah. Terlebih menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Idulfitri, pemerintah harus memastikan pasokan barang, stabilitas harga, serta kelancaran distribusi tetap terjaga.

Menurutnya, Kabupaten Simalungun yang dikenal memiliki berbagai destinasi wisata unggulan diprediksi akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.

“Pada momen Idulfitri nanti, kita ingin masyarakat maupun pengunjung merasa aman dan nyaman, baik untuk bersilaturahmi maupun menikmati wisata di daerah ini,” kata Anton.

Bupati juga meminta seluruh tim dan instansi vertikal mengambil langkah strategis, responsif, serta tepat sasaran dalam mengantisipasi potensi lonjakan harga selama Ramadan hingga Idulfitri.

Secara khusus, Bupati mengingatkan PDAM Tirta Lihou agar memastikan pelayanan air bersih tetap optimal selama perayaan hari raya, sehingga tidak menimbulkan keluhan dari masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman, menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, terutama dalam penguatan ketahanan pangan, pengembangan UMKM, digitalisasi ekonomi, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Di sisi lain, perwakilan PT Pertamina, Rifki, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Idulfitri tetap aman dan terkendali meskipun sebelumnya sempat terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU akibat kekhawatiran masyarakat.

Kegiatan HLM TPID dan TP2DD tersebut ditutup dengan pemotongan pita oleh Bupati Simalungun sebagai tanda resmi dimulainya Gebyar QRIS 2026 di Kabupaten Simalungun. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN