Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Masuk RPJPD 2025-2045, Pemko Siantar Siapkan 99 Hektare Kawasan Industri

Mistar.idSenin, 24 November 2025 12.13
journalist-avatar-top
masuk_rpjpd_20252045_pemko_siantar_siapkan_99_hektare_kawasan_industri

Kantor Balai Kota Pematangsiantar Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat. (foto: hamzah/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar tengah menyiapkan pengembangan kawasan industri baru seluas 99 hektare sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045. Langkah ini menjadi pijakan pemerintah untuk mengarahkan pertumbuhan ekonomi kota dalam dua dekade ke depan.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Cipta Karya Dinas PUTR Kota Pematangsiantar, Musa Silalahi, menjelaskan pemerintah saat ini menata ulang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan mengintegrasikannya ke sistem perizinan berbasis OSS (Online Single Submission).

“Upaya ini bertujuan meningkatkan transparansi pemanfaatan ruang dan mempermudah masyarakat mengetahui kesesuaian tata ruang lahan yang mereka miliki,” ujar Musa, Senin (24/11/2025).

Menurutnya, seluruh kegiatan usaha di kota akan diarahkan mengikuti ketentuan tata ruang yang diperbarui agar perkembangan Pematangsiantar berlangsung tertib dan terencana.

Kawasan industri yang disiapkan berlokasi di Kelurahan Gurilla, pada bekas Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN, tepat berbatasan dengan Kabupaten Simalungun.

Musa menegaskan kawasan ini tidak dirancang sebesar KIM Medan atau KEK Sei Mangkei, melainkan difokuskan pada aktivitas industri pengolahan yang melengkapi ekosistem industri regional.

Rencana tersebut telah tercantum dalam RPJPD 2025–2045, namun pemerintah masih harus melakukan koordinasi lanjutan dengan PTPN III Holding, BPI Danantara, dan Kementerian BUMN. Pasalnya, status lahan masih eks-HGU dan belum dilakukan pelepasan aset.

“Koordinasi lintas lembaga terus dilakukan agar pemerintah kota memperoleh kepastian pengelolaan lahan dan dapat merealisasikan kawasan industri yang diharapkan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat,” kata Musa. (hm24)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN