Hewan Pertama di Bumi Diduga Muncul 800 Juta Tahun Lalu

Fosil hewan. (Foto: Britannica Kids)
Jakarta, MISTAR.ID – Hewan pertama di Bumi kemungkinan telah berevolusi sekitar 800–700 juta tahun lalu, jauh sebelum fosil hewan tertua yang diketahui berusia sekitar 574 juta tahun. Perkiraan ini muncul dari studi baru yang menelusuri sejarah evolusi hewan menggunakan metode jam molekuler.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances pada 2 Oktober 2026 itu menyebutkan hewan mungkin telah hidup sebelum atau selama periode ketika Bumi mengalami zaman es ekstrem.
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menggunakan usia fosil dan batuan yang mengawetkannya untuk memperkirakan waktu kemunculan hewan. Salah satu acuan yang digunakan adalah batuan Weng'an di Tiongkok.
Peneliti kemudian mengumpulkan 143 sampel batuan dari enam lokasi, termasuk biota Kheseen di tepi Danau Khuvsgul, Mongolia utara. Sampel dipotong menjadi irisan tipis untuk diamati melalui mikroskop, lalu dilarutkan menggunakan asam guna membebaskan fosil yang tersimpan di dalamnya.
Dari sampel tersebut, mereka menemukan struktur berbentuk bola kecil yang ditutupi duri dan memiliki lengan bercabang.
Ada pula struktur menyerupai embrio dengan sel-sel yang masih terawetkan. Beberapa tonjolan fosil itu memiliki lebar kurang dari 1/25.000 inci atau sekitar 1 mikrometer, dengan detail yang sebanding dengan fosil dari Weng'an.
Peneliti menemukan bahwa batuan Kheseen di Mongolia terbentuk setidaknya 25 juta tahun setelah batuan Weng'an. Meski demikian, tidak ditemukan fosil hewan di dalamnya, meskipun situs lain dengan usia dan tingkat pelestarian serupa diketahui menyimpan fosil hewan.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa ketiadaan fosil hewan dalam suatu batuan tidak serta-merta membuktikan bahwa hewan belum muncul pada masa itu. Ada kemungkinan hewan tidak hidup di lingkungan tempat batuan tersebut terbentuk.
"Kami terkejut karena situs-situs lain dengan usia yang sama dan tingkat pelestarian serupa memang memiliki hewan," kata seorang profesor madya di Museum Sejarah Alam Oxford, Ross Anderson, dikutip dari Earth.com, Sabtu (9/10/2026).
"Ini menunjukkan kalau hewan dapat dikecualikan dari situs fosil bukan hanya karena mereka tidak dapat diawetkan, tetapi juga karena mereka tidak hidup di tempat itu," imbuhnya.
Karena itu, batuan yang tidak mengandung fosil hewan belum tentu dapat dijadikan batas usia maksimum kemunculan hewan. Peneliti kemudian mempertimbangkan endapan yang lebih tua di Svalbard, Australia, dan Arizona. Endapan tersebut menyimpan fosil organisme nonhewan yang dapat membantu memperkirakan batas waktu evolusi hewan.
Berdasarkan pendekatan itu, para peneliti menetapkan rentang batas usia sekitar 746–791 juta tahun lalu. Perkiraan tersebut membuka kemungkinan bahwa hewan telah berevolusi jauh lebih awal daripada yang ditunjukkan oleh catatan fosil tertua.
Hewan Mungkin Hidup Saat Bumi Membeku
Jika hewan pertama muncul sekitar 800–700 juta tahun lalu, perkiraan tersebut menempatkan awal evolusi hewan berdekatan dengan periode ketika Bumi mengalami episode pembekuan ekstrem. Salah satunya adalah peristiwa sekitar 717 juta tahun lalu, ketika Bumi diduga mengalami kondisi yang dikenal sebagai Snowball Earth atau Bumi bola salju.
Kondisi lingkungan ekstrem itu mungkin turut menjelaskan mengapa fosil hewan paling awal sulit ditemukan. Hewan pada masa tersebut diperkirakan berukuran kecil, bertubuh lunak, serta belum memiliki cangkang atau tulang yang mudah terawetkan.
Keterbatasan oksigen dan makanan dalam kondisi lingkungan yang keras juga berpotensi menyulitkan kehidupan hewan kecil. Namun, faktor-faktor tersebut masih berupa kemungkinan dan belum dapat dipastikan sepenuhnya.
Para peneliti juga mengakui bahwa hingga kini belum ditemukan endapan atau batuan yang dapat digunakan untuk menetapkan batas usia fosil hewan tertua hingga lebih dari 650 juta tahun lalu.
"Untuk memastikan 100 persen, kita perlu menemukan fosil yang mewakilinya," kata Anderson.
Tantangan utama dalam penelitian ini adalah membedakan hewan paling awal dari organisme lain yang bukan hewan, tetapi memiliki hubungan kekerabatan dekat dengan mereka. Karena itu, perkiraan waktu kemunculan hewan pertama masih memerlukan dukungan bukti fosil yang lebih kuat. (earth)

















































