SPP SMAN 1 Sidikalang Ditiadakan, Harga Baju Olahraga Rp180 Ribu Jadi Sorotan

Siswa SMAN 1 Sidikalang sedang olah raga main bola voli. (Foto:Heppy Julius Manurung/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID (12/10/2026) – Biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMA Negeri 1 Sidikalang resmi ditiadakan sejak tahun ajaran 2026/2027.
Hal itu dibenarkan Lingga, guru olahraga sekaligus Humas SMA Negeri 1 Sidikalang, saat dihubungi Mistar melalui WhatsApp, Senin (12/10/2026).
Lingga mengakui, sebelumnya SPP dibebankan kepada siswa sebesar Rp100 ribu per bulan. Namun, siswa yang masuk kategori afirmasi tidak dikenakan biaya. Sementara itu, jika terdapat saudara kandung yang juga bersekolah di sana, SPP dibebankan sebesar Rp50 ribu.
"Sebelumnya SPP dibebankan kepada siswa sebesar Rp100 ribu per bulan, tetapi siswa afirmasi tidak membayar. Kalau ada adik siswa, SPP dibebankan menjadi Rp50 ribu," kata Lingga.
"Artinya, SPP untuk tahun ajaran 2026/2027 sudah ditiadakan atau nol," kata Lingga lagi, sekaligus meluruskan informasi mengenai harga baju olahraga siswa yang dikeluhkan orang tua.
Lingga menjelaskan, harga baju olahraga sebesar Rp180 ribu dan satu set atribut sebesar Rp75 ribu dibebankan kepada siswa. Harga baju olahraga tersebut, menurutnya, disebabkan motifnya berbeda dari sebelumnya, yakni menggunakan corak Gerga Pakpak.
Kepala SMAN 1 Sidikalang, Ronald Pasaribu, masih sulit dihubungi media. Lingga mengakui hal tersebut dan mengatakan pihaknya akan berupaya mempertemukan media dengan kepala sekolah untuk keperluan konfirmasi.
Sebelumnya, Mistar memberitakan harga baju olahraga dan atribut siswa di SMA Negeri 1 Sidikalang, Kabupaten Dairi, dikeluhkan sejumlah orang tua siswa. Mereka menilai biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan tersebut cukup memberatkan.
Salah satu orang tua siswa berinisial RWSS mengatakan satu set atribut yang terdiri dari dasi, papan nama, bendera, dan topi SMAN 1 Sidikalang dibanderol Rp75.000. Sementara itu, baju olahraga dijual Rp180.000 per pasang.
Pembelian atribut dan baju olahraga tersebut diarahkan pihak sekolah ke salah satu toko di Sidikalang.
Menurut RWSS, setelah membandingkan harga di toko lain, satu set atribut hanya Rp45.000, sedangkan baju olahraga jauh lebih murah, yakni Rp80.000 per pasang.
"Kemudian, setelah kami telusuri harga sebenarnya, satu set atribut seharga paling mahal Rp45 ribu dan baju olahraga Rp80 ribu satu pasang. Mengapa belanja dari sekolah lebih mahal?" kata RWSS.
Ia mengaku biaya tersebut menjadi beban bagi orang tua karena masih ada kebutuhan sekolah lainnya yang harus dipenuhi.
"Kami sangat terbebani biaya sekolah anak. Belum baju dinas, buku, sepatu, dan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)," ujarnya.
Mistar telah mencoba mengonfirmasi persoalan tersebut kepada Kepala SMAN 1 Sidikalang, Ronald Pasaribu, melalui WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, kepala sekolah belum memberikan konfirmasi.
Upaya konfirmasi juga dilakukan dengan mendatangi langsung SMAN 1 Sidikalang. Namun, satpam sekolah bernama Stepanus Sitohang mengatakan para pimpinan sekolah sedang mengikuti kegiatan gladi sehingga belum dapat ditemui. (hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER




















































