Tuesday, October 13, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Oxford Masih Andalkan Papan Tulis saat Kuliah Matematika, Ini Alasan Dosennya

Mistar.idSelasa, 13 Oktober 2026 pukul 08.26 WIB
oxford_masih_andalkan_papan_tulis_saat_kuliah_matematika_ini_alasan_dosennya_

Kuliah matematika Universitas Oxford. (Foto: Universitas Oxford/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi pendidikan, Institut Matematika Universitas Oxford masih mempertahankan penggunaan papan tulis dalam kegiatan perkuliahan. Metode ini dinilai dapat membantu mahasiswa mengikuti proses pembelajaran matematika secara lebih aktif.

Papan tulis yang digunakan pun memiliki desain berbeda dari papan tulis pada umumnya. Berukuran besar dan terdiri atas beberapa panel, papan tersebut dapat digeser ke atas maupun ke bawah sehingga memudahkan dosen saat menjelaskan materi.

Penggunaan papan tulis mungkin dianggap konvensional jika dibandingkan dengan media digital, seperti presentasi PowerPoint. Namun, Prof Derek Moulton, dosen Universitas Oxford, menilai metode tersebut masih relevan, terutama dalam mempelajari matematika.

Menurut Moulton, matematika membutuhkan keterlibatan aktif dari mahasiswa. Proses belajar tidak cukup hanya dengan melihat atau mendengarkan penjelasan dosen, tetapi juga perlu melibatkan pemahaman terhadap setiap tahapan penyelesaian persoalan.

Ia menjelaskan, menuliskan persamaan secara langsung di papan tulis merupakan bagian dari pendekatan mengajar yang diterapkannya. Dengan cara ini, mahasiswa diharapkan dapat mengikuti alur pemikiran dan memahami bagaimana suatu rumus atau persamaan dikembangkan.

Moulton juga mengingatkan mahasiswa agar tidak merasa harus menyalin seluruh materi yang ditulis selama perkuliahan. Kebiasaan mencatat setiap persamaan dengan terburu-buru justru dapat membuat mahasiswa kesulitan mengikuti penjelasan.

Selain itu, aktivitas menulis secara terus-menerus juga dapat menyebabkan pergelangan tangan terasa sakit. Karena itu, mahasiswa perlu menyeimbangkan kegiatan mencatat dengan upaya memahami materi yang sedang disampaikan.

Metode pembelajaran ini mendapat tanggapan positif dari mahasiswa Oxford, termasuk Uke dan Somto. Mereka menyukai penggunaan papan tulis karena memungkinkan berbagai bagian materi ditampilkan secara bersamaan, sehingga penjelasan lebih mudah diikuti dan hubungan antarpersamaan dapat ditelusuri kembali.

Keberadaan papan tulis berukuran besar dengan banyak panel juga bukan hanya ditemukan di ruang kuliah matematika. Fasilitas serupa tersedia di ruang kuliah Fisika Universitas Oxford.

Dengan ruang tulis yang lebih luas, dosen dapat mempertahankan tampilan rumus dan tahapan perhitungan yang panjang tanpa harus segera menghapus bagian sebelumnya. Hal ini membantu mahasiswa melihat keterkaitan antartahap dalam proses penyelesaian persoalan.

Di tengah semakin beragamnya perangkat pembelajaran digital, penggunaan papan tulis di Oxford menunjukkan bahwa media konvensional masih memiliki tempat dalam pendidikan.

Khususnya dalam matematika, proses menuliskan dan menelusuri persamaan secara bertahap dapat menjadi bagian penting dari pengalaman belajar.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN