Thursday, October 22, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

PTN Gratis Masih Dibahas, Stella Christie Tekankan Keseimbangan Biaya dan Mutu

Mistar.idKamis, 22 Oktober 2026 pukul 15.43 WIB
ptn_gratis_masih_dibahas_stella_christie_tekankan_keseimbangan_biaya_dan_mutu_

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisainstek), Stella Christie. (foto: Medcom/Mistar)

Jakarta, MISTAR.ID - Rencana pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri (PTN) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto masih menjadi perhatian publik.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menegaskan perluasan akses pendidikan tinggi harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas akademik.

Menurut Stella, kebijakan PTN gratis merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan keterjangkauan pendidikan tinggi. Melalui kebijakan tersebut, kesempatan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi diharapkan semakin terbuka tanpa terkendala biaya kuliah.

“Bapak Presiden mencanangkan bahwa kita akan menuju ke Perguruan Tinggi Negeri gratis, inilah yang dimaksud dengan keterjangkauan,” kata Stella seusai menghadiri kegiatan Akademi Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKPT) 2026 Angkatan I Tahap IV di Science Techno Park Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis (22/10/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) masih melakukan pembahasan terkait kebutuhan pembiayaan program tersebut. Penghitungan anggaran dilakukan bersama tim lintas sektor untuk mempersiapkan pelaksanaan kebijakan secara lebih terukur.

Stella menyebutkan, perkiraan anggaran yang pernah disampaikan sebelumnya mencapai lebih dari Rp93 triliun. “Waktu itu angkanya sudah pernah diumumkan oleh Pak Menteri, hitungan sementaranya 93 triliunan lebih,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengingatkan kebijakan penghapusan biaya kuliah tidak boleh mengesampingkan mutu pendidikan. Pemerintah perlu memastikan perguruan tinggi tetap mampu menyelenggarakan pendidikan berkualitas di tengah upaya memperluas akses bagi masyarakat.

“Tetapi keterjangkauan ini tetap harus diseimbangkan dengan kualitas yang baik,” kata Stella.

Untuk mendukung peningkatan mutu tersebut, pemerintah juga memberikan perhatian pada penguatan pendanaan penelitian.

Stella mengatakan terdapat tambahan dana sebesar Rp20 triliun yang dialokasikan khusus untuk riset melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sebagai bagian dari pendanaan abadi penelitian yang ditujukan bagi perguruan tinggi.

Di samping penguatan riset, peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus turut menjadi perhatian. Kemdiktisaintek berencana memperluas kesempatan beasiswa bagi dosen agar mereka dapat meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensinya.

Upaya tersebut diharapkan dapat dilakukan melalui pengaturan kembali sebagian alokasi beasiswa LPDP yang telah tersedia. Dengan peningkatan kapasitas dosen, kualitas pembelajaran di perguruan tinggi diharapkan tetap terjaga seiring dengan pelaksanaan kebijakan untuk memperluas keterjangkauan biaya pendidikan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN