Friday, October 16, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Kemendikdasmen Buka Beasiswa Pelatihan STEM untuk 30 Guru SD dan SMP, Ini Syaratnya

Mistar.idJumat, 16 Oktober 2026 pukul 08.18 WIB
kemendikdasmen_buka_beasiswa_pelatihan_stem_untuk_30_guru_sd_dan_smp_ini_syaratnya

Ilustrasi guru mengajar. (foto: Kemendikdasmen/Mistar)

Jakarta, MISTAR.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka kesempatan bagi guru sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) untuk mengikuti program Beasiswa Pelatihan Teknis Microcredential Program on Innovative STEM Education for Sustainable Learning.

Program yang bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Hiroshima University, Jepang, tersebut menyediakan kuota bagi 30 guru, terdiri atas 15 guru SD dan 15 guru SMP.

Informasi yang disampaikan melalui akun Instagram @guru.dikdas.dikdasmen menyebutkan, program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis STEM yang inovatif, kontekstual, dan kolaboratif.

STEM merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan empat bidang, yakni sains (science), teknologi (technology), rekayasa (engineering), dan matematika (mathematics). Melalui pendekatan ini, guru diharapkan mampu merancang kegiatan belajar yang menghubungkan berbagai disiplin ilmu dengan persoalan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pendaftaran program dibuka pada 12–25 Oktober 2026 melalui laman resmi https://gtk.kemendikdasmen.go.id/pelatihanteknis/dikdas. Calon peserta perlu memenuhi persyaratan umum dan khusus yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.

1. Persyaratan Umum

- Warga Negara Indonesia (WNI).

- Berusia paling tinggi 55 tahun per 31 Desember 2026.

- Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

- Sehat jasmani dan rohani.

2. Persyaratan Khusus

- Berstatus sebagai pendidik Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pendidik tetap yayasan.

- Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya dua tahun berturut-turut di satuan pendidikan formal.

- Berpendidikan minimal S-1 atau D-IV dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 dari skala 4,00 atau sederajat.

Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan memenuhi salah satu ketentuan skor berikut:

- TOEFL ITP: minimal 450.

- Duolingo English Test: minimal 75.

- TOEFL iBT: minimal 45.

- IELTS: minimal 5.0.

- TOEIC: minimal 440.

- EnglishScore: minimal 290.

- Versant Test: minimal 47.

- Dokumen yang Perlu Disiapkan

Selain memenuhi kriteria peserta, pelamar juga harus menyiapkan dokumen administrasi untuk proses seleksi.

1. Dokumen Umum

- Formulir pendaftaran yang diisi melalui sistem pendaftaran.

- Pindaian kartu tanda penduduk (KTP).

- Pindaian NUPTK.

- Surat pernyataan kesanggupan mengikuti program pelatihan teknis sesuai format yang ditentukan.

- Surat rekomendasi dari atasan menggunakan format yang disediakan.

- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani.

- Esai atau personal statement dalam bahasa Inggris sepanjang minimal 500 kata. Esai harus menjelaskan motivasi mengikuti program, pentingnya pemahaman STEM dalam pembelajaran, inovasi pembelajaran yang pernah dilakukan, serta rencana penerapan hasil pelatihan.

- Letter of Acceptance (LoA), yang dilengkapi setelah peserta dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa.

2. Dokumen Khusus

- Pindaian surat keputusan pengangkatan sebagai pendidik ASN atau pendidik tetap yayasan.

- Pindaian surat tugas mengajar.

- Pindaian surat keterangan aktif bertugas yang diterbitkan oleh pimpinan instansi tempat bekerja.

- Pindaian ijazah dan transkrip nilai S-1 atau D-IV yang telah dilegalisasi.

- Pindaian sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku sesuai ketentuan skor yang ditetapkan.

Persyaratan ini juga dapat dipenuhi melalui ijazah perguruan tinggi luar negeri bagi pelamar yang termasuk dalam kategori pengecualian sesuai ketentuan penyelenggara.

Program pelatihan ini menjadi salah satu kesempatan bagi guru SD dan SMP untuk memperluas wawasan serta meningkatkan keterampilan dalam menerapkan pembelajaran STEM. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar yang lebih kreatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Guru yang berminat disarankan memeriksa kembali persyaratan, menyiapkan seluruh dokumen, serta memastikan jadwal dan ketentuan pendaftaran melalui laman resmi Kemendikdasmen sebelum mengajukan permohonan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN