Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar, Kemenag Medan Buat BRUS di Medan

Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan yang turut melakukan BRUS (foto: Kemenag Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam yang turun langsung ke sekolah dengan menggelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), salah satunya di SMP Negeri 20 Medan.
Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan nilai keagamaan dan pembentukan karakter pelajar agar mampu membentengi diri dari pengaruh negatif, khususnya bahaya narkoba. Para siswa dan pendidik dilibatkan aktif agar pemahaman terkait hal ini juga semakin mendalam.
Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, Firmansyah menyampaikan bahwa BRUS menjadi ruang edukasi bagi remaja untuk memahami risiko perilaku menyimpang sekaligus memperkuat akhlak.
Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Lanjutnya, dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga mempengaruhi kondisi psikologis, sosial, hingga spiritual remaja.
“Para remaja harus punya iman yang kuat dan berani menolak ajakan yang dapat menjerumuskan,” kata Firmansyah, Sabtu (17/1/2026).
Hal senada disampaikan Puligong Siregar, yang menilai BRUS sebagai bentuk kehadiran langsung Kemenag Kota Medan dalam pembinaan generasi muda.
Menurutnya, penguatan iman dan akhlak menjadi fondasi penting agar siswa memiliki ketahanan diri menghadapi pengaruh lingkungan. Ia mengatakan bahwa melalui BRUS, penyuluh agama hadir mendampingi pelajar agar tetap berada pada jalur yang positif.
Kepala SMPN 20 Medan, Halpan Siregar, juga turut mengapresiasi pelaksanaan BRUS yang menurutnya dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembentukan karakter, moral, dan kepribadian peserta didik. “Kita berharap sinergi bersama Kemenag Kota Medan ini dapat terus berlanjut,” ucapnya.
Selain itu, para siswa juga dimotivasi untuk meningkatkan prestasi belajar, menjaga akhlak, serta menjauhi perilaku negatif yang berpotensi merusak masa depan mereka. (hm20)
BERITA TERPOPULER





















