Wednesday, July 8, 2026
home_banner_first
PIALA DUNIA 2026

Jelang Menghadapi Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026, Norwegia Dihantam Wabah Penyakit

Mistar.idRabu, 8 Juli 2026 pukul 14.03 WIB
jelang_menghadapi_inggris_di_perempat_final_piala_dunia_2026_norwegia_dihantam_wabah_penyakit

Punggawa Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026. (foto: AFP/Mistar)

news_banner

Miami, MISTAR.ID – Timnas Norwegia menghadapi kendala kebugaran menjelang pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Sejumlah pemain dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, mulai dari demam hingga batuk dan suara serak.

Norwegia dijadwalkan menghadapi Inggris di Miami Stadium, Minggu (12/7/2026). Tim berjuluk Vikings melaju ke babak delapan besar setelah menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1 pada fase 16 besar.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian terbaik Norwegia sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Turnamen edisi 2026 juga menjadi penampilan pertama mereka sejak terakhir tampil pada 1998.

Meski tengah berpeluang mencetak sejarah baru, pelatih Stale Solbakken harus menghadapi persoalan kondisi fisik anak asuhnya. Wabah penyakit yang menyerang skuad membuat beberapa pemain belum berada dalam kondisi terbaik.

Jorgen Strand Larsen menjadi pemain pertama yang terserang demam. Setelah itu, Marcus Holmgren Pedersen juga mengalami kondisi serupa sehingga tidak dapat tampil saat menghadapi Brasil. Larsen kini telah pulih, sementara beberapa pemain lain masih merasakan gejala ringan.

Solbakken mengungkapkan bahwa selain demam, sejumlah pemain mengalami batuk dan suara serak. Menurutnya, perjalanan udara yang panjang serta aktivitas bersama dalam ruang tertutup menjadi faktor yang mempercepat penyebaran penyakit di dalam tim.

"Awalnya hanya Jorgen yang demam. Namun kemudian ada pemain lain yang batuk dan mengalami suara serak. Hal seperti ini bisa terjadi karena perjalanan dengan pesawat, penggunaan AC, ruang ganti, dan aktivitas bersama. Kami membawa lebih dari 50 orang, sehingga wajar jika ada beberapa yang mengalami gejala tersebut," ujar Solbakken, dikutip dari Dagbladet.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN