Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Son Heung-min Menggila! LAFC Unggul 2-0 atas Cruz Azul di Babak Pertama

Mistar.idRabu, 8 April 2026 pukul 10.07 WIB
son_heungmin_menggila_lafc_unggul_20_atas_cruz_azul_di_babak_pertama

Ilustrasi, Son Heung-min Menggila! LAFC Unggul 2-0 atas Cruz Azul di Babak Pertama. (foto:ferry/fotmob/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Los Angeles FC tampil impresif dengan keunggulan sementara 2-0 atas Cruz Azul pada babak pertama leg pertama perempat final CONCACAF Champions Cup di BMO Stadium, Rabu (8/4/2026) pagi WIB.

Tampil di hadapan publik sendiri, LAFC menunjukkan efektivitas tinggi dalam memanfaatkan peluang, sekaligus ketangguhan dalam meredam tekanan awal tim tamu.

Awal Agresif Cruz Azul, Lloris Jadi Tembok

Cruz Azul sebenarnya membuka laga dengan intensitas tinggi. Peluang langsung tercipta lewat tandukan Gabriel Fernández pada menit ke-3 dan ke-9. Namun, dua kesempatan tersebut mampu dimentahkan dengan sigap oleh kiper veteran Hugo Lloris.

Penampilan Lloris di bawah mistar menjadi fondasi penting bagi LAFC untuk bertahan di fase awal laga sebelum mengambil alih kendali permainan.

Son Heung-min Pecah Kebuntuan

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-30 melalui aksi kelas dunia Son Heung-min.

Berawal dari umpan silang akurat Mathieu Choinière, Son menyambut bola di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dihalau kiper Cruz Azul.

Gol ini tidak hanya menunjukkan ketajaman Son sebagai finisher, tetapi juga kecerdasan pergerakannya dalam mencari ruang di antara lini pertahanan lawan.

Serangan Balik Cepat, LAFC Gandakan Keunggulan

LAFC semakin menjauh pada menit ke-39 lewat skema serangan balik cepat. Kali ini, David Martínez sukses mencatatkan namanya di papan skor.

Memanfaatkan transisi negatif Cruz Azul yang lambat, Martínez melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan terarah ke tengah gawang. Lagi-lagi, Choinière berperan penting sebagai kreator serangan.

Gol kedua ini menegaskan keunggulan taktik LAFC, khususnya dalam memanfaatkan ruang saat lawan kehilangan keseimbangan.

LAFC Lebih Efektif, Cruz Azul Kehilangan Ritme

Setelah tertinggal, Cruz Azul kesulitan mengembangkan permainan. Lini tengah mereka mulai kehilangan kontrol, sementara lini belakang kerap kewalahan menghadapi kecepatan pemain LAFC, terutama Denis Bouanga yang aktif di sisi sayap.

Tekanan yang meningkat juga memaksa Amaury García melakukan pelanggaran keras yang berujung kartu kuning pada menit ke-34.

Hingga tambahan waktu babak pertama berakhir, LAFC tetap mampu menjaga keunggulan tanpa kebobolan.

Momentum di Tangan LAFC

Keunggulan 2-0 di babak pertama menjadi modal penting bagi LAFC untuk menghadapi leg kedua. Kombinasi antara efektivitas serangan, organisasi permainan, serta pengalaman pemain seperti Lloris membuat mereka tampil lebih matang dibandingkan Cruz Azul.

Sebaliknya, tim asal Meksiko itu harus segera berbenah, terutama dalam hal transisi bertahan dan penyelesaian akhir, jika ingin menjaga asa di kompetisi ini.

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN