Real Madrid Ditahan Girona 1-1 di Bernabéu, Harapan Juara Kian Menipis

Ilustrasi, Real Madrid Ditahan Girona 1-1 di Bernabéu, Harapan Juara Kian Menipis. (foto:reuters/ferry/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Real Madrid kembali terpeleset dalam perburuan gelar LaLiga 2025/2026. Menjamu Girona pada pekan ke-31 di Santiago Bernabéu, Sabtu (11/4/2026) pagi WIB, Los Blancos hanya mampu bermain imbang 1-1 dalam laga yang sejatinya mereka kuasai hampir sepanjang pertandingan.
Hasil ini membuat pasukan asuhan Álvaro Arbeloa semakin tertinggal dalam perebutan gelar. Madrid kini terpaut enam poin dari pemuncak klasemen Barcelona dan telah memainkan satu laga lebih banyak — situasi yang membuat peluang juara semakin menipis.
Baca Juga: Barcelona Memimpin! Jadwal LaLiga Pekan 31 dan Klasemen Terbaru, Perebutan Gelar Makin Panas
Dominasi Tanpa Ketajaman
Sejak menit awal, Real Madrid tampil agresif. Trio lini depan Kylian Mbappé, Vinicius Junior, dan Brahim Díaz terus menekan pertahanan Girona. Federico Valverde hampir membuka keunggulan di babak pertama, namun kiper Paulo Gazzaniga tampil sigap menghalau peluang tersebut.
Meski menguasai jalannya laga dan mencatat expected goals (xG) sebesar 2,22 berbanding 0,52 milik Girona, efektivitas menjadi masalah utama tuan rumah. Penyelesaian akhir yang kurang klinis dan keputusan di sepertiga akhir lapangan membuat dominasi Madrid terasa sia-sia.
Girona justru beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat. Azzedine Ounahi bahkan memaksa Andriy Lunin melakukan penyelamatan penting di babak pertama.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Valverde Pecah Kebuntuan, Lemar Balas Cepat
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-51. Berawal dari umpan Brahim Díaz, Federico Valverde melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola sempat mengenai tangan Gazzaniga namun gagal ditepis sempurna dan masuk ke gawang. Gol tersebut menjadi yang keempat secara beruntun bagi gelandang Uruguay itu di LaLiga.
Namun keunggulan Madrid hanya bertahan sekitar 10 menit.
Pada menit ke-62, Girona menyamakan kedudukan melalui Thomas Lemar. Menerima umpan Arnau Martínez tanpa kawalan berarti, Lemar melepaskan tembakan kaki kiri spektakuler dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sudut jauh gawang Lunin. Gol tersebut memiliki xG hanya 0,04, namun kualitas eksekusinya membuat peluang kecil itu menjadi gol indah yang mengubah momentum.
Sejak saat itu, laga berubah arah.
Madrid Kehabisan Ide, Girona Solid Bertahan
Madrid terus menekan di sisa pertandingan. Mbappé menjadi pusat serangan dan nyaris mencetak gol di menit ke-86, tetapi kembali digagalkan Gazzaniga yang tampil konsisten sepanjang laga.
Namun tekanan tersebut terasa monoton. Girona tampil disiplin dengan blok rendah dan organisasi pertahanan yang rapi. Ruang tembak Madrid tertutup rapat, kreativitas lini tengah menurun, dan pergantian pemain tak memberi dampak signifikan.
Statistik menunjukkan Madrid mendominasi, tetapi secara kualitas peluang, Girona berhasil meredam ancaman utama tuan rumah.
Tambahan enam menit injury time tak cukup mengubah keadaan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Sinyal Bahaya Jelang Liga Champions
Hasil imbang ini memperpanjang tren inkonsisten Real Madrid. Mereka kini gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi dan tercatat selalu kebobolan dalam delapan pertandingan LaLiga secara beruntun — catatan yang terakhir terjadi pada 2019.
Lebih mengkhawatirkan lagi, performa permainan belum menunjukkan perbaikan signifikan jelang leg kedua perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich. Selain kehilangan momentum, Madrid juga belum menemukan keseimbangan antara rotasi pemain dan stabilitas taktik.
Di sisi lain, Girona layak mendapat apresiasi. Tim asuhan Michel tampil disiplin, efektif, dan percaya diri. Satu poin di Bernabéu menjadi hasil penting yang mempertegas status mereka sebagai tim yang tak mudah dikalahkan musim ini.
Momentum yang Hilang
Laga ini menjadi gambaran situasi Real Madrid saat ini: dominan, tetapi tidak mematikan. Tajam di atas kertas, namun kurang klinis di momen krusial. Dengan selisih poin yang semakin melebar dan jadwal padat di depan mata, Los Blancos kini berada di persimpangan musim.
Jika tak segera menemukan solusi, hasil imbang melawan Girona ini bisa menjadi titik balik yang menentukan kegagalan mereka dalam perburuan gelar LaLiga musim 2025/2026.
(berbagaisumber/ai/hm27)


















