Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Rayo Mengamuk! Atletico Madrid Dipermalukan 3-0 di Butarque

Mistar.idSenin, 16 Februari 2026 pukul 00.47 WIB
rayo_mengamuk_atletico_madrid_dipermalukan_30_di_butarque

Ilustrasi, Rayo Mengamuk! Atletico Madrid Dipermalukan 3-0 di Butarque. (foto:goal/wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kejutan besar terjadi pada pekan ke-24 LaLiga saat Rayo Vallecano menghancurkan Atlético Madrid dengan skor telak 3-0, Minggu (15/2/2026) malam WIB di Estadio Municipal de Butarque.

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Rayo tampil dominan, penuh keberanian, dan klinis dalam penyelesaian akhir, sementara Atletico terlihat frustrasi sepanjang laga.

Babak Pertama: Tekanan Tanpa Ampun Rayo

Sejak peluit awal dibunyikan, Rayo langsung bermain agresif. Pressing tinggi membuat lini tengah Atletico kesulitan membangun serangan. Peluang demi peluang tercipta lewat Isi Palazón dan Ilias Akhomach, memaksa Jan Oblak bekerja keras sejak menit awal.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-40. Fran Pérez memanfaatkan umpan matang Andrei Ratiu dan melepaskan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti. Bola mengarah ke tengah gawang dan gagal dibendung Oblak. Rayo unggul 1-0.

Belum sempat Atletico bangkit, Rayo kembali menghantam tepat sebelum turun minum. Óscar Valentín mencetak gol dari jarak sangat dekat pada menit ke-45, memaksimalkan kemelut di depan gawang. Skor 2-0 bertahan hingga jeda dan membuat mental tim tamu terpukul.

Babak Kedua: Atletico Frustrasi, Rayo Kian Percaya Diri

Memasuki paruh kedua, Atletico mencoba merespons. Nico González dan Thiago Almada mendapat peluang emas, tetapi kiper Rayo, Augusto Batalla, tampil luar biasa di bawah mistar.

Pergantian pemain dilakukan pada menit ke-56 dengan memasukkan Julián Álvarez dan beberapa nama lain untuk menambah daya gedor. Namun perubahan tersebut tidak membuahkan hasil signifikan.

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Atletico justru kembali kebobolan pada menit ke-76. Berawal dari sepak pojok, Álvaro García mengirimkan umpan silang akurat yang disambut sundulan Nobel Mendy. Bola mengarah ke sudut bawah kanan gawang dan memastikan keunggulan 3-0 bagi Rayo.

Gol tersebut sekaligus mengunci pertandingan.

Efektivitas Jadi Pembeda

Secara statistik, Rayo tidak mendominasi sepenuhnya. Namun efektivitas mereka luar biasa. Tiga gol lahir dari peluang dengan nilai expected goals (xG) yang tidak terlalu besar, menandakan penyelesaian akhir yang sangat klinis.

Sebaliknya, Atletico kerap membuang peluang dan lebih banyak melakukan pelanggaran. Johnny Cardoso, Rodrigo Mendoza, hingga Marcos Llorente menerima kartu kuning akibat tekanan intens dari tuan rumah.

Di sisi lain, Augusto Batalla layak disebut sebagai salah satu pahlawan. Sejumlah penyelamatan krusial di babak kedua menggagalkan upaya kebangkitan Atletico dan menjaga momentum kemenangan Rayo.

Dampak ke Klasemen

Kekalahan 0-3 ini menjadi pukulan telak bagi Atletico dalam persaingan papan atas. Lini pertahanan terlihat rapuh, sementara kreativitas lini tengah tidak berkembang maksimal meski dihuni pemain-pemain kreatif.

Bagi Rayo, kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di kompetisi musim ini. Jika konsisten, tim asal Vallecas tersebut berpotensi menjadi kuda hitam yang mengganggu dominasi tim-tim besar.

Malam di Butarque pun menjadi milik Rayo sepenuhnya—penuh sorak sorai dan optimisme baru.

Skor Akhir: Rayo Vallecano 3-0 Atlético Madrid

Gol: Fran Pérez (40’), Óscar Valentín (45’), Nobel Mendy (76’).

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN