Lecce vs Cremonese 2-1: Penalti Stulic dan Drama VAR Jadi Penentu di Via del Mare

Ilustrasi, Lecce vs Cremonese 2-1: Penalti Stulic dan Drama VAR Jadi Penentu di Via del Mare. (foto:goal/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Lecce meraih kemenangan krusial 2-1 atas Cremonese pada pekan ke-28 Serie A di Stadio Ettore Giardiniero - Via del Mare, Minggu (8/3/2026) malam WIB.
Laga berlangsung panas dan penuh drama. Gol penalti, keputusan VAR kontroversial, hingga kartu merah di detik-detik akhir menjadi warna dalam duel yang menentukan bagi kedua tim.
Tiga poin ini terasa sangat penting bagi US Lecce dalam upaya mengamankan posisi di papan tengah, sementara US Cremonese harus menelan pil pahit setelah kebangkitan mereka di babak kedua tak berbuah hasil.
Lecce Tampil Efektif di Babak Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan langsung berjalan dalam tempo tinggi. Lecce tampil agresif dan berani menekan lini belakang Cremonese.
Keunggulan tuan rumah lahir pada menit ke-22. Berawal dari situasi sepak pojok, umpan silang akurat Antonino Gallo disambut tandukan jarak dekat Santiago Pierotti. Bola meluncur deras ke tengah gawang tanpa mampu diantisipasi Emil Audero. Skor berubah menjadi 1-0.
Cremonese mencoba merespons, namun justru petaka datang pada menit ke-35. Handball Matteo Bianchetti di dalam kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR.
Nikola Stulic yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-38. Sepakan kaki kanannya mengarah ke sudut kiri bawah gawang dan membawa Lecce unggul 2-0 hingga turun minum.
Momentum jelas berada di tangan tuan rumah.
Cremonese Bangkit, VAR Gagalkan Harapan
Memasuki babak kedua, Cremonese langsung melakukan perubahan taktik. Hasilnya cepat terlihat.
Pada menit ke-47, Federico Bonazzoli memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Memanfaatkan assist sundulan Milan Djuric, Bonazzoli melepaskan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti yang tak mampu dihentikan Wladimiro Falcone.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Cremonese tampil lebih percaya diri dan terus menekan.
Puncak drama terjadi pada menit ke-86. Martin Payero sempat mencetak gol yang membuat kubu tamu bersorak. Namun setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena bola lebih dulu mengenai tangan dalam proses terjadinya gol.
Keputusan itu memukul mental Cremonese yang sudah merasa berada di ambang comeback.
Falcone Jadi Benteng Terakhir
Menjelang akhir laga, tekanan Cremonese semakin intens. Beberapa peluang emas tercipta di masa injury time.
Namun, Wladimiro Falcone tampil gemilang. Ia melakukan penyelamatan krusial atas sepakan Federico Bonazzoli dan peluang Martin Payero di menit-menit akhir.
Ketegangan memuncak saat Giuseppe Pezzella diganjar kartu merah pada menit ke-90+8. Kartu tersebut menjadi penutup dramatis sebelum wasit meniup peluit panjang.
Skor 2-1 untuk kemenangan Lecce pun tak berubah.
Sorotan Pertandingan
1. Gol penalti Nikola Stulic menjadi titik balik penting yang memberi keunggulan psikologis bagi Lecce.
2. VAR memainkan peran sentral dengan dua keputusan krusial: penetapan penalti dan pembatalan gol Cremonese.
3. Wladimiro Falcone layak disebut sebagai pahlawan berkat serangkaian penyelamatan vital di babak kedua.
Fakta Menarik Lecce vs Cremonese
- Gol penalti Stulic memiliki expected goals (xG) tinggi, menunjukkan peluang emas yang benar-benar dimaksimalkan.
- Cremonese mencetak satu gol dan satu gol dianulir VAR.
- Pertandingan diwarnai empat kartu kuning dan satu kartu merah.
- Lecce mencetak dua gol dari skema bola mati: satu dari sepak pojok dan satu dari penalti.
Kemenangan ini membuat Lecce menjaga momentum positif di Serie A, sementara Cremonese harus mengevaluasi efektivitas serangan mereka meski tampil dominan di babak kedua.
Duel di Via del Mare ini menjadi bukti bahwa efektivitas dan ketenangan dalam momen krusial sering kali menjadi pembeda di level tertinggi sepak bola Italia.
(fotmob/ai/hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER






















