Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Klasemen Liga 1 Memanas: Borneo FC Tertekan, Persija dan Persib Tancap Gas

Mistar.idJumat, 5 Desember 2025 pukul 23.06 WIB
klasemen_liga_1_memanas_borneo_fc_tertekan_persija_dan_persib_tancap_gas

Klasemen Liga 1 hingga peringkat kelima. (foto:ligasuper/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Persaingan Liga 1 memasuki fase krusial setelah 12–13 pekan bergulir. Borneo FC masih memimpin klasemen dengan 33 poin, namun tren menurun membuat posisi mereka mulai terancam. Dua kekalahan dalam lima laga terakhir menjadi sinyal bahaya, terutama ketika Persija Jakarta dan Persib Bandung justru tampil lebih meyakinkan.

Persija berada di posisi kedua dengan 29 poin setelah mencatat lima kemenangan beruntun. Efektivitas serangan dan pertahanan yang semakin solid membuat Macan Kemayoran menjadi pesaing paling serius dalam perebutan puncak.

Di bawahnya, Persib juga meraih lima kemenangan beruntun dan kini mengoleksi 28 poin dari 12 laga. Dengan satu pertandingan lebih sedikit dibanding Borneo FC dan Persija, Maung Bandung berpotensi langsung menembus puncak apabila mempertahankan performa.

Di posisi empat, PSIM (22 poin) masih konsisten namun kerap kehilangan momentum dalam laga besar. Malut United—yang juga mengoleksi 22 poin dari 12 pertandingan—terus menunjukkan progres positif berkat catatan tiga kemenangan beruntun sebelum dua hasil imbang terbaru.

Persaingan papan tengah diisi Bhayangkara FC dan Persita dengan 19 poin. Keduanya masih sulit menjaga konsistensi. PSM Makassar, Persebaya, Arema FC, dan Bali United kini terjebak di tengah klasemen dengan 17–18 poin, kalah stabil dibanding musim-musim sebelumnya.

Di zona bawah, Persik, Madura United, dan Dewa United masih berjuang keluar dari tren negatif. Empat kekalahan beruntun Dewa United membuat posisi mereka makin rentan disalip PSBS Biak yang mengumpulkan 12 poin.

Sementara itu, zona degradasi dihuni Persijap (8 poin), Semen Padang (7 poin), dan Persis (7 poin). Ketiganya belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Persijap mencatat lima kekalahan beruntun, menjadi tim dengan laju paling buruk sejauh ini.

Dengan performa tidak stabil dari banyak tim, kompetisi menuju puncak dan pertarungan menghindari degradasi diprediksi semakin panas. Pekan-pekan berikutnya berpotensi mengubah peta kekuatan Liga 1 secara signifikan.

(ligasuper/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN