Juergen Klopp Debut Sebagai Pelatih Jerman, Mulai Terapkan Aturan Ketat

Juergen Klopp. (Foto: Liverpool FC)
Berlin, MISTAR.ID – Juergen Klopp akan memulai tugasnya sebagai pelatih Timnas Jerman saat menghadapi Belanda di Johan Cruyff Arena. Pertandingan Grup 2 UEFA Nations League A itu dijadwalkan berlangsung Kamis (24/9/2026) waktu setempat atau Jumat pukul 01.45 WIB.
Klopp ditugaskan membangun kembali Jerman setelah tim tersebut tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kegagalan itu menambah catatan buruk Jerman di Piala Dunia setelah sebelumnya terhenti di fase grup pada edisi 2018 dan 2022.
Sebagai bagian dari proyek barunya, Klopp disebut membawa pendekatan berbeda sekaligus sejumlah aturan khusus untuk para pemain.
Salah satu keputusan awalnya adalah memanggil 44 pemain melalui dua daftar berbeda untuk periode internasional selama tiga pekan. Dalam rentang tersebut, Jerman akan memainkan empat pertandingan Nations League, yakni melawan Belanda, dua kali menghadapi Yunani, serta Serbia.
Langkah tersebut dilakukan Klopp agar mengenal lebih banyak pemain sekaligus membangun skuad yang akan menjadi bagian dari proyek barunya bersama Timnas Jerman.
Menurut laporan Bild, kamis (24/9/2026), Klopp juga menerapkan aturan lebih ketat selama pemusatan latihan. Salah satunya menyangkut waktu makan. Seluruh pemain diwajibkan datang ke meja makan secara bersamaan dan tidak diperbolehkan datang satu per satu.
Aturan tersebut diterapkan untuk memperkuat kekompakan serta membangun hubungan antarpemain.
Ponsel dan Penata Rambut Pemain Dibatasi
Klopp juga disebut melarang pemain menggunakan telepon seluler saat menjalani sesi pijat dan latihan angkat beban. Selain itu, penata rambut pribadi pemain tidak lagi diperbolehkan datang ke pemusatan latihan selama periode tim nasional.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari pendekatan Klopp untuk menjaga fokus pemain selama berada bersama tim.
Aturan lain juga diberlakukan Klopp terkait kunjungan keluarga ketika Jerman mengikuti turnamen besar. Berdasarkan laporan yang sama, kehadiran keluarga, termasuk istri dan pasangan pemain, akan dibatasi selama turnamen. (Bild)
PREVIOUS ARTICLE
Mbappe Ingin Dedikasikan Ballon d'Or untuk Afrika









































