Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Jannik Sinner Menggila di Roland Garros 2026, Lawan Tuan Rumah Dibantai Tanpa Ampun

Mistar.idRabu, 27 Mei 2026 pukul 16.28 WIB
jannik_sinner_menggila_di_roland_garros_2026_lawan_tuan_rumah_dibantai_tanpa_ampun

Ilustrasi, Petenis nomor satu dunia asal Italia itu melaju mulus ke putaran kedua Roland Garros usai menghancurkan wakil tuan rumah Prancis, Clement Tabur, dalam tiga set langsung 6-1, 6-3, 6-4 di Court Philippe-Chatrier, Rabu (27/5/2026). (foto:ferry/wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Jannik Sinner membuka langkah di Prancis Terbuka 2026 dengan penampilan yang nyaris sempurna. Petenis nomor satu dunia asal Italia itu melaju mulus ke putaran kedua Roland Garros usai menghancurkan wakil tuan rumah Prancis, Clement Tabur, dalam tiga set langsung 6-1, 6-3, 6-4 di Court Philippe-Chatrier, Rabu (27/5/2026).

Kemenangan tersebut kembali memperlihatkan dominasi Sinner di ATP Tour musim ini. Bermain agresif sejak awal laga, petenis berusia 24 tahun itu tidak memberi ruang bagi Tabur untuk berkembang sepanjang pertandingan.

Sinner tampil sangat solid di semua aspek permainan. Ia mencatatkan delapan ace, memenangkan 80 persen poin dari servis pertama, dan menguasai rally baseline dengan sangat dominan.

Lebih impresif lagi, Tabur bahkan gagal menciptakan satu pun break point selama pertandingan berlangsung.

Servis dan Return Sinner Jadi Pembeda

Sejak set pertama dimulai, Sinner langsung mengambil kendali tempo pertandingan. Kombinasi forehand keras, backhand dua tangan yang tajam, serta kualitas return servis membuat Tabur kesulitan keluar dari tekanan.

Statistik pertandingan memperlihatkan betapa superiornya permainan Sinner. Ia berhasil merebut 41 poin dari return servis lawan dan mengonversi lima break point dari 13 peluang yang didapatkan.

Sebaliknya, Tabur hanya mampu mengumpulkan 17 poin dari situasi return dan kerap dipaksa bertahan jauh di belakang baseline.

Reuters melaporkan Sinner tampil dengan ritme permainan sangat agresif dan hampir tidak memberikan kesempatan bagi petenis Prancis tersebut untuk mengembangkan permainan.

Penampilan itu sekaligus memperpanjang tren positif Sinner yang sedang berada dalam performa terbaik sepanjang kariernya.

Sinner Sedang Menuju Era Dominasi Baru

Kemenangan atas Tabur bukan sekadar langkah ke putaran kedua. Hasil tersebut mempertegas bahwa Sinner kini menjadi pemain paling konsisten di tenis putra dunia.

Petenis Italia itu disebut telah mengoleksi sekitar 30 kemenangan beruntun di ATP Tour musim ini. Sebelum tampil di Roland Garros, Sinner juga sukses menjuarai turnamen Masters 1000 Monte Carlo, Madrid, dan Roma.

Yang paling mencolok adalah transformasi permainan Sinner di lapangan tanah liat. Permukaan yang dulu dianggap bukan arena terbaiknya kini justru menjadi tempat ia tampil sangat dominan.

Sinner kini bermain lebih sabar dalam membangun poin, lebih matang secara taktik, dan jauh lebih efisien ketika menekan lawan dari baseline.

Clement Tabur Tetap Mencuri Perhatian

Meski kalah telak, Clement Tabur sebenarnya datang ke Roland Garros dengan performa cukup menjanjikan. Petenis Prancis berusia 26 tahun itu sedang menikmati musim terbaiknya di level Challenger dan sempat meraih gelar di Tallahassee pada April lalu.

Namun menghadapi pemain sekaliber Sinner di Court Philippe-Chatrier menjadi tantangan yang sangat berbeda.

Perbedaan kualitas, pengalaman, dan konsistensi terlihat jelas sepanjang pertandingan berlangsung.

Favorit Kuat Juara Roland Garros 2026

Dengan performa yang semakin stabil dan mental bertanding yang matang, Sinner kini menjadi kandidat terdepan juara Prancis Terbuka 2026.

Absennya beberapa rival utama serta performa inkonsisten sejumlah unggulan membuat peluang petenis Italia itu semakin terbuka lebar.

Jika mampu menjaga level permainan seperti saat menghadapi Tabur, Sinner berpotensi meraih gelar Roland Garros pertamanya sekaligus mempertegas lahirnya era baru tenis putra dunia.

Fakta Menarik Jannik Sinner vs Clement Tabur:

- Sinner menang straight set 6-1, 6-3, 6-4

- Mencatatkan 8 ace sepanjang laga

- Tidak menghadapi satu pun break point

- Meraih 41 poin dari return servis lawan

- Memperpanjang tren kemenangan beruntun musim ini

- Menjadi unggulan nomor satu Roland Garros 2026.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN