Tuesday, October 20, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Getafe vs Rayo 1-1: Kartu Merah Djené, Satriano Gagalkan Kemenangan Tim Tamu

Mistar.idSelasa, 20 Oktober 2026 pukul 07.33 WIB
getafe_vs_rayo_11_kartu_merah_djen_satriano_gagalkan_kemenangan_tim_tamu

Getafe vs Rayo 1-1: Kartu Merah Djené, Satriano Gagalkan Kemenangan Tim Tamu. (foto:fotmob/mistar)

Pematangsiantar, MISTAR.ID (20/10/2026) — Rayo Vallecano gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain saat ditahan Getafe CF 1-1 pada pekan kesembilan LaLiga 2026/2027 di Estadio Coliseum, Senin (19/10/2026) malam waktu setempat atau Selasa dini hari WIB. Gol Martín Satriano pada menit ke-56 membuyarkan peluang Rayo membawa pulang tiga poin setelah Álvaro García membuka keunggulan pada menit ke-11.

Hasil ini terasa mengecewakan bagi Rayo. Bermain dengan keunggulan satu pemain sejak Djené Dakonam menerima kartu merah pada menit ke-28, tim tamu gagal mempertahankan keunggulan dan mengunci kemenangan. Getafe justru menunjukkan daya juang tinggi untuk mengamankan satu poin di hadapan pendukungnya.

Álvaro García Bawa Rayo Unggul, Djené Diusir Wasit

Rayo membuka skor melalui serangan balik cepat pada menit ke-11. Umpan silang Jorge de Frutos diselesaikan Álvaro García dengan tembakan kaki kanan ke sudut kiri bawah gawang David Soria.

Tekanan Rayo semakin menguntungkan setelah Djené menerima kartu merah langsung pada menit ke-28. Bek Getafe tersebut sebelumnya telah diganjar kartu kuning akibat handball pada menit ke-16.

Getafe merespons situasi itu dengan memasukkan Abdelkabir Abqar untuk menggantikan Ramón Terrats pada menit ke-32. Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya tuan rumah menata ulang organisasi pertahanan setelah kehilangan satu pemain.

Martín Satriano Selamatkan Getafe

Meski bermain dengan sepuluh pemain, Getafe tidak menyerah. Pada menit ke-56, Martín Satriano menyamakan kedudukan lewat tembakan kaki kanan dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan silang Francho Serrano.

Gol tersebut mengubah dinamika pertandingan. Rayo kembali meningkatkan tekanan melalui sejumlah pergantian pemain, termasuk masuknya Pedro Díaz, Óscar Valentín, Giorgi Tsitaishvili, Fran Pérez, dan Alemão.

Namun, peluang-peluang yang tercipta belum cukup untuk menghasilkan gol kedua. David Soria beberapa kali menggagalkan upaya Rayo, sementara Emil Audero juga melakukan penyelamatan penting untuk tim tamu.

Dominasi Rayo Tak Berbuah Kemenangan

Secara statistik, Rayo menguasai 67% bola, berbanding 33% milik Getafe. Tim tamu juga mencatat 21 percobaan tembakan, dengan lima tepat sasaran. Getafe menghasilkan 12 percobaan dan empat di antaranya mengarah ke gawang.

Angka tersebut memperlihatkan dominasi teritorial Rayo, tetapi sekaligus menyoroti masalah efektivitas penyelesaian akhir. Banyaknya tembakan tidak cukup untuk menembus pertahanan Getafe yang bertahan dengan disiplin setelah kehilangan Djené.

Sebaliknya, Getafe mampu memaksimalkan peluang penting melalui Satriano. Kombinasi umpan silang dan penyelesaian di kotak penalti menjadi pembeda bagi tuan rumah dalam situasi sulit.

Getafe 1-1 Rayo: Satu Poin, Dua Evaluasi

Hasil imbang ini memberikan catatan berbeda bagi kedua tim. Getafe patut mengapresiasi ketahanan mental dan kemampuan beradaptasi setelah bermain dengan sepuluh pemain selama lebih dari satu jam.

Sementara itu, Rayo perlu mengevaluasi cara memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, terutama dalam membangun peluang berkualitas dan menuntaskan serangan di sepertiga akhir lapangan.

Álvaro García sempat membuka jalan bagi kemenangan Rayo, tetapi gol Martín Satriano memastikan kedua tim berbagi poin hingga peluit panjang.

Getafe 1-1 Rayo Vallecano: kartu merah mengubah permainan, tetapi kegagalan memaksimalkan peluang membuat kemenangan tim tamu sirna.

(fotmob/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN