Parma vs Torino: Simeone Menggila, Granata Bantai Tuan Rumah 3-0

Parma vs Torino: Simeone Menggila, Granata Bantai Tuan Rumah 3-0. (foto:fotmob/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (20/10/2026) — Torino tampil klinis saat membungkam Parma 3-0 pada pekan ketujuh Serie A 2026/2027 di Stadio Ennio Tardini, Selasa (20/10/2026) pagi WIB. Giovanni Simeone menjadi bintang kemenangan lewat brace, sementara Ché Adams menyumbang satu gol. Di sisi lain, Parma gagal memaksimalkan sejumlah peluang dan harus menerima kenyataan pahit setelah gol Matija Frigan dianulir VAR.
Simeone Buka Pesta, Adams Gandakan Keunggulan
Torino langsung mengejutkan tuan rumah melalui gol Simeone pada menit ke-4. Memanfaatkan umpan silang Rafik Belghali, penyerang Argentina itu melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di sudut atas gawang Parma.
Torino menggandakan keunggulan pada menit ke-24. Ché Adams menuntaskan peluang lewat sundulan jarak dekat setelah menerima suplai bola di kotak penalti. Gol tersebut disahkan setelah peninjauan VAR, membuat Parma tertinggal 0-2 hingga turun minum.
Parma berusaha merespons melalui David Romero, El Bilal Touré, Diego Carlos, dan Giovanni Fabbian. Namun, penyelesaian akhir yang kurang akurat serta penampilan solid kiper Lucas Perri membuat tuan rumah gagal memperkecil ketertinggalan.
Gol Spektakuler Simeone Kunci Kemenangan Torino
Memasuki babak kedua, Parma meningkatkan intensitas serangan. Adrián Bernabé mencoba menghidupkan kreativitas lini tengah, sedangkan Emanuele Valeri aktif mengirim umpan dari sisi kiri.
Namun, ketika Parma berusaha mengejar ketertinggalan, Torino justru memperlebar jarak. Pada menit ke-69, Simeone mencetak gol keduanya lewat tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti setelah menerima umpan sundulan Belghali.
Menariknya, gol tersebut memiliki nilai expected goals (xG) hanya 0,03. Angka itu menunjukkan rendahnya probabilitas tembakan menjadi gol berdasarkan model statistik, tetapi kualitas eksekusi Simeone berhasil mengubah peluang sulit menjadi gol spektakuler.
Brace tersebut menegaskan ketajaman Simeone, yang mampu mencetak gol melalui dua skenario berbeda: penyelesaian di dalam kotak penalti dan tembakan jarak jauh.
Gol Frigan Dianulir VAR, Parma Gagal Bangkit
Parma sempat memiliki harapan ketika Matija Frigan menjebol gawang Torino pada menit ke-81. Namun, setelah peninjauan VAR, gol tersebut dianulir karena offside.
Tuan rumah terus menekan hingga penghujung laga, tetapi Perri tetap mampu menjaga gawangnya dari kebobolan. Torino pun memastikan kemenangan 3-0 sekaligus mencatatkan clean sheet.
Belghali dan Perri Jadi Kunci di Balik Brace Simeone
Selain Simeone, Belghali layak mendapat sorotan setelah terlibat langsung dalam dua gol sang penyerang. Umpan silang dan kontribusinya dalam proses gol ketiga memperlihatkan efektivitas serangan Torino melalui sisi lapangan.
Di bawah mistar, Perri menjadi tembok kokoh yang menggagalkan sejumlah peluang Parma. Kombinasi ketajaman lini depan dan solidnya pertahanan membuat Torino mampu mengendalikan pertandingan meski tuan rumah meningkatkan tekanan setelah jeda.
Sebaliknya, Parma perlu membenahi koordinasi pertahanan, antisipasi serangan dari sisi sayap, serta efektivitas penyelesaian akhir. Banyaknya upaya menyerang tidak cukup berarti ketika peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Torino Raih Momentum, Parma Harus Berbenah
Kemenangan 3-0 ini menjadi modal penting bagi Torino untuk menjaga momentum di Serie A 2026/2027. Tim tamu memperlihatkan efektivitas transisi, disiplin organisasi permainan, dan ketenangan dalam mengelola keunggulan.
Bagi Parma, kekalahan ini menjadi alarm setelah kembali tumbang dengan skor 0-3. Perbaikan intensitas pada babak kedua belum mampu menutupi masalah dalam penyelesaian akhir dan respons terhadap serangan lawan.
Hasil di Ennio Tardini menegaskan satu pelajaran penting: efektivitas di depan gawang dan kemampuan memanfaatkan momentum kerap lebih menentukan daripada banyaknya serangan. Torino membuktikannya melalui kemenangan meyakinkan yang dipimpin brace Giovanni Simeone.
(fotmob/seriea/parma/torino/*/hm27)



































