Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Ganda Campuran Indonesia Pastikan Satu Tempat di Semifinal Swiss Open 2026

Mistar.idJumat, 13 Maret 2026 pukul 15.03 WIB
ganda_campuran_indonesia_pastikan_satu_tempat_di_semifinal_swiss_open_2026

Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah. (foto: PBSI/Mistar)

news_banner

Bern, MISTAR.ID

Indonesia dipastikan memiliki satu wakil di babak semifinal sektor ganda campuran pada turnamen Swiss Open 2026, meski pertandingan perempat final belum dimainkan.

Kepastian itu terjadi karena dua pasangan Indonesia akan saling berhadapan di babak delapan besar. Amri Syahnawi yang berpasangan dengan Nita Violina Marwah dijadwalkan menghadapi kompatriot mereka Adnan Maulana / Indah Cahya Sari Jamil, Sabtu (14/3/2026) pukul 01.20 WIB.

Kedua pasangan melaju ke perempat final setelah sama-sama menyingkirkan wakil Taiwan pada babak 16 besar, Kamis (12/3/2026) malam.

Amri/Nita lebih dulu memastikan tiket delapan besar usai mengalahkan pasangan Taiwan Liu Kuang Heng / Jheng Yu Chieh melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-19, 15-21, 21-17.

Sementara itu, Adnan/Indah juga meraih kemenangan setelah menundukkan pasangan Yang Po-Hsuan / Hu Ling Fang dua gim langsung 21-16, 21-19. Sesuai bagan undian, kedua pasangan yang sama-sama dilatih Rionny Mainaky itu harus saling berhadapan untuk memperebutkan satu tiket menuju semifinal.

Nita mengakui sebenarnya mereka berpeluang menuntaskan laga lebih cepat pada pertandingan sebelumnya. Namun, sejumlah kesalahan membuat mereka kehilangan gim kedua. “Sebenarnya ada kesempatan menang dua gim langsung, tapi di gim kedua kami terlalu banyak melakukan kesalahan,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Menatap duel melawan Adnan/Indah, Nita menilai kedua pasangan sudah sangat memahami pola permainan masing-masing. “Kalau bertemu teman sendiri biasanya siapa yang lebih siap di lapangan, itu yang akan menang,” katanya.

Di sisi lain, Indah menyebut pertandingan sebelumnya menjadi bahan evaluasi agar bisa tampil lebih baik di babak berikutnya. “Kami tidak boleh terburu-buru. Ada beberapa bola yang seharusnya mudah tapi malah mati. Itu harus diperbaiki untuk pertandingan besok,” ucapnya.

Secara rekor pertemuan, kedua pasangan memiliki catatan seimbang 1-1. Mereka pernah saling mengalahkan pada turnamen Indonesia Masters dan Malaysia International Challenge 2024.

Adnan menegaskan mereka akan berusaha memaksimalkan permainan pada laga perempat final nanti. “Di perempat final besok kami akan mencoba bermain semaksimal mungkin,” katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN