Fiorentina Kalahkan Bologna 2-1: VAR, Gol Cepat, dan Drama Menit Akhir

Ilustrasi, Fiorentina Kalahkan Bologna 2-1: VAR, Gol Cepat, dan Drama Menit Akhir. (foto:fotmob/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Fiorentina berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas tuan rumah Bologna dalam lanjutan Serie A pekan ke-21, di Stadion Renato Dall’Ara, Minggu (18/1/2026) malam WIB. Laga ini berlangsung ketat dan penuh momen krusial, termasuk intervensi VAR, gol cepat, dan tekanan Bologna di menit-menit akhir.
Bologna tampil agresif sejak awal, mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang berbahaya dari bola mati. Namun, efektivitas Fiorentina di babak pertama menjadi pembeda.
Pada menit ke-19, Rolando Mandragora membuka skor dengan sepakan kaki kanan memanfaatkan umpan silang Albert Gudmundsson, membawa Fiorentina unggul 1-0. Keunggulan mereka kian mantap ketika Roberto Piccoli menggandakan skor melalui serangan balik cepat menjelang babak pertama usai, menutup paruh pertama dengan 2-0.
Bologna tidak tinggal diam. Memasuki babak kedua, mereka melakukan pergantian pemain untuk menambah daya serang. Tekanan bertubi-tubi dari Jonathan Rowe, Giovanni Fabbian, dan Juan Miranda menciptakan beberapa peluang emas, termasuk sundulan Fabbian yang digagalkan David de Gea dan tembakan Rowe yang membentur tiang.
Usaha Bologna akhirnya berbuah hasil pada menit ke-88. Giovanni Fabbian berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 lewat sundulan tajam hasil umpan silang Rowe. Meski terus menekan hingga menit-menit tambahan, Bologna gagal menyamakan skor, sementara Fiorentina mempertahankan kemenangan berkat pertahanan solid dan refleks gemilang De Gea.
Kemenangan ini menjadi bukti efektivitas dan disiplin bertahan Fiorentina, sekaligus pengingat bagi Bologna bahwa dominasi penguasaan bola dan intensitas serangan tidak selalu berbuah poin jika penyelesaian akhir tidak maksimal.
Fakta Menarik:
- Fiorentina mencetak dua gol dari peluang terbatas di babak pertama.
- VAR mempengaruhi jalannya laga, satu gol Fiorentina dianulir dan satu disahkan.
- David de Gea menjadi pahlawan dengan sejumlah penyelamatan krusial.
- Bologna menguasai bola lebih banyak namun hanya membuahkan satu gol.
(fotmob/ai/hm27)























