Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Eze On Fire! Arsenal Hancurkan Wigan 4-0 di Piala FA

Mistar.idSenin, 16 Februari 2026 pukul 01.47 WIB
eze_on_fire_arsenal_hancurkan_wigan_40_di_piala_fa

Ilustrasi, Eze On Fire! Arsenal Hancurkan Wigan 4-0 di Piala FA. (foto:fotmob/fb@arsenalnews360/wikipedia.mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Arsenal FC tampil tanpa ampun saat menghancurkan Wigan Athletic dengan skor telak 4-0 pada putaran keempat FA Cup di Emirates Stadium, Senin (16/2/2026) dini hari WIB.

Empat gol hanya dalam 27 menit pertama memastikan langkah The Gunners ke babak kelima praktis tak terbendung bahkan sebelum turun minum.

Babak Pertama Brutal: 16 Menit yang Mengakhiri Perlawanan

Arsenal langsung menunjukkan perbedaan kelas sejak awal laga. Dominasi penguasaan bola dibarengi efektivitas luar biasa di depan gawang.

Gol pembuka lahir pada menit ke-11 lewat kerja sama apik antara Eberechi Eze dan Noni Madueke. Umpan terobosan tajam Eze membelah pertahanan, diselesaikan Madueke dengan sepakan kaki kiri terukur ke sudut bawah gawang.

Tujuh menit berselang, Eze kembali menjadi kreator. Kali ini ia mengirim through pass presisi kepada Gabriel Martinelli yang menuntaskan peluang dari sudut sempit untuk menggandakan keunggulan.

Tekanan tanpa henti Arsenal memaksa kesalahan fatal di menit ke-23. Bek Wigan, Jack Hunt, salah mengantisipasi umpan silang dan mencetak gol bunuh diri.

Empat menit kemudian, giliran Gabriel Jesus mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan terobosan dari Christian Nørgaard, Jesus dengan tenang mencungkil bola melewati kiper.

Empat gol dalam rentang 16 menit membuat laga praktis selesai sebelum jeda.

Eze Jawab Kritik dengan Performa Kelas Atas

Sorotan utama laga ini tak lepas dari penampilan Eze. Dua assist dalam 18 menit pertama menjadi bukti kualitasnya sebagai motor serangan.

Selain kontribusi langsung pada gol, gelandang Inggris itu aktif membuka ruang, menusuk lini pertahanan, serta hampir mencetak gol lewat sepakan melengkung yang tipis melebar di babak kedua.

Penampilan ini menjadi respons sempurna atas kritik yang sempat mengarah kepadanya dalam beberapa laga terakhir.

Babak Kedua Lebih Terkontrol

Dengan keunggulan besar, Arsenal menurunkan intensitas di babak kedua. Meski begitu, peluang tetap tercipta.

Viktor Gyökeres yang masuk menggantikan Bukayo Saka sempat membentur tiang gawang. Martinelli dan Eze juga beberapa kali menguji kiper Wigan.

Di sisi lain, kiper Arsenal Kepa Arrizabalaga tampil sigap menjaga clean sheet, termasuk menggagalkan peluang emas Joe Taylor di babak pertama. Menjelang akhir laga, kiper muda Tommy Setford diberi kesempatan merasakan atmosfer Piala FA.

Meski tertinggal empat gol, kiper Wigan Sam Tickle patut mendapat kredit. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting di babak kedua yang mencegah skor menjadi lebih besar.

Taktik Fleksibel Arteta

Manajer Mikel Arteta melakukan eksperimen menarik dengan menempatkan Saka lebih sentral di belakang penyerang. Skema ini memberi ruang lebih luas bagi Madueke di sisi kanan dan membuat alur serangan Arsenal lebih variatif.

Rotasi pemain di babak kedua juga menunjukkan kedalaman skuad Arsenal, yang krusial menghadapi jadwal padat dalam beberapa pekan ke depan.

Fakta Menarik

Arsenal mencetak empat gol dari open play—berbeda dengan putaran sebelumnya yang didominasi situasi bola mati. Selain itu, ini menjadi kali pertama mereka kembali melangkah ke putaran kelima sejak musim 2019-20, saat terakhir kali menjuarai Piala FA.

Kemenangan ini menegaskan status Arsenal sebagai salah satu favorit kuat di kompetisi tertua Inggris tersebut.

Kesimpulan: Arsenal tampil efisien, tajam, dan matang. Empat gol cepat menunjukkan ketajaman lini depan, sementara clean sheet memperlihatkan keseimbangan tim.

Jika performa seperti ini terus terjaga, perjalanan mereka di Piala FA musim ini berpotensi panjang. Emirates bergemuruh, dan Arsenal kembali mengirim pesan tegas: mereka datang untuk berburu trofi.

(brbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN