Daftar Juara All England 2026, Indonesia Pulang Tanpa Gelar

Wang Zhiyi, juara tunggal putri All England 2026. (foto: Reuters/Mistar)
Birmingham, MISTAR.ID
Partai final turnamen bulu tangkis bergengsi All England Open 2026 telah berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Minggu (8/3/2026) waktu setempat. Lima nomor yang dipertandingkan telah menghasilkan para juara baru.
Turnamen level BWF World Tour Super 1000 ini menghadirkan sejumlah kejutan dengan munculnya pasangan dan pemain baru yang berhasil naik podium tertinggi.
Gelar pertama datang dari sektor ganda campuran melalui pasangan Taiwan, Ye Hong-wei / Nicole Gonzales Chan. Mereka mengalahkan pasangan Prancis Thom Gicquel / Delphine Delrue dua gim langsung, 21-19 dan 21-18.
Gelar ini menjadi trofi All England pertama bagi Ye/Chan sekaligus membalas dua kekalahan mereka sebelumnya dari pasangan Prancis tersebut, termasuk pada turnamen Kumamoto Masters Japan 2025.
Keberhasilan Taiwan berlanjut di sektor tunggal putra. Lin Chun-yi keluar sebagai juara setelah mengalahkan wakil India Lakshya Sen dengan skor 21-15 dan 22-20. Kemenangan ini juga memperpanjang rekor sempurna Lin atas Sen menjadi 5-0.
Sementara itu, gelar ganda putri diraih pasangan China Liu Sheng-shu / Tan Ning. Unggulan pertama tersebut menundukkan wakil Korea Selatan Baek Ha-na / Lee So-hee dengan skor 21-18 dan 21-12.
Kejutan besar terjadi di nomor tunggal putri. Juara bertahan sekaligus pemain nomor satu dunia, An Se-young, gagal mempertahankan gelarnya setelah kalah dari wakil China Wang Zhiyi.
Dalam pertandingan berdurasi 59 menit, Wang menang dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-19.
Meski gagal di tunggal putri, Korea Selatan tetap membawa pulang satu gelar melalui sektor ganda putra. Pasangan Kim Won-ho / Seo Seung-jae menang dramatis atas wakil Malaysia Aaron Chia / Soh Wooi Yik dengan skor 18-21, 21-12, dan 21-19.
Bagi Indonesia, All England Open 2026 menjadi catatan kurang menggembirakan. Untuk pertama kalinya sejak 2011, tim Merah Putih gagal mengirimkan wakil ke partai final.
Pencapaian terbaik Indonesia hanya sampai semifinal melalui pasangan ganda putra muda Raymond Indra / Nikolaus Joaquin. Sementara wakil lainnya terhenti lebih awal, mulai dari babak 32 besar hingga perempatfinal.

























