Wednesday, July 15, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Al-Nassr Tersungkur di Riyadh! Penalti Ronaldo Tak Cukup, Al-Qadisiyah Menang Panas 2-1

Mistar.idJumat, 9 Januari 2026 pukul 14.53 WIB
alnassr_tersungkur_di_riyadh_penalti_ronaldo_tak_cukup_alqadisiyah_menang_panas_21

Ilustrasi, Al-Nassr Tersungkur di Riyadh! Penalti Ronaldo Tak Cukup, Al-Qadisiyah Menang Panas 2-1. (foto:fotmob/wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Al-Nassr kembali gagal memaksimalkan laga kandang setelah takluk 1-2 dari Al-Qadisiyah pada pekan ke-14 Liga Pro Saudi. Bermain di Al-Awwal Park, Riyadh, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB, laga berlangsung panas dan penuh drama, diwarnai 8 kartu kuning serta gol penalti Cristiano Ronaldo yang hanya mampu memperkecil ketertinggalan.

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Al-Nassr yang sejatinya tampil dominan, namun kembali menunjukkan masalah klasik: tidak efektif di depan gawang.

Dominasi Al-Nassr, Ketangguhan Al-Qadisiyah

Sejak peluit awal, Al-Nassr langsung menguasai permainan. Trio Cristiano Ronaldo, Kingsley Coman, dan João Félix bergantian menekan pertahanan Al-Qadisiyah. Peluang emas hadir melalui sundulan Coman dan sepakan jarak dekat Félix, tetapi semua kandas oleh performa solid Koen Casteels di bawah mistar.

Sebaliknya, Al-Qadisiyah tampil sabar dan disiplin. Mereka tidak terpancing bermain terbuka, memilih menunggu celah lewat serangan balik cepat yang dimotori Julián Quiñones dan Mateo Retegui.

Meski tempo tinggi dan banyak pelanggaran, babak pertama berakhir tanpa gol, menandakan rapatnya pertahanan tim tamu.

Babak Kedua: Dua Pukulan Telak untuk Al-Nassr

Petaka datang cepat selepas jeda.

Pada menit ke-51, Julián Quiñones sukses memecah kebuntuan. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Al-Nassr, ia melepaskan tembakan akurat dari tengah kotak penalti. Gol ini lahir dari peluang berkualitas tinggi, menegaskan efektivitas Al-Qadisiyah.

Hanya berselang 15 menit, gawang Al-Nassr kembali kebobolan. Nahitan Nández mencetak gol kedua Al-Qadisiyah melalui penyelesaian jarak dekat yang tak mampu dibendung Nawaf Al Aqidi. Skor 0-2 membuat publik Al-Awwal Park terdiam.

Penalti Cristiano Ronaldo dan Harapan yang Pupus

Al-Nassr akhirnya mendapat momentum di menit ke-79. Wasit menunjuk titik putih setelah Jehad Thakri melakukan handball di kotak penalti.

Dua menit berselang, Cristiano Ronaldo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan kaki kanan ke pojok bawah gawang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan kembali membakar semangat tuan rumah.

Namun, meski tambahan waktu mencapai 11 menit, Al-Nassr gagal mencetak gol penyama. Peluang di menit akhir—termasuk sundulan Coman dan tembakan jarak jauh Saad Al-Nasser—masih melenceng dari sasaran.

Fakta Menarik Al-Nassr vs Al-Qadisiyah

Pertandingan ini menyisakan sejumlah catatan penting:

1. Al-Qadisiyah tampil jauh lebih efisien. Mereka hanya membutuhkan sedikit peluang bersih untuk mencetak dua gol, sementara Al-Nassr membuang banyak kesempatan.

2. Cristiano Ronaldo memang mencetak gol, tetapi sering terisolasi. Beberapa kali ia terjebak offside dan minim suplai matang dari lini tengah.

3. Laga berlangsung keras dengan 8 kartu kuning, mencerminkan intensitas tinggi dan frustrasi Al-Nassr saat tertinggal.

4. Cedera dan jeda pertandingan—termasuk pergantian kiper Al-Qadisiyah—secara tidak langsung membantu tim tamu mengontrol tempo di babak kedua.

Kesimpulan: Alarm Bahaya bagi Al-Nassr

Kekalahan ini menjadi alarm serius bagi Al-Nassr. Dominasi penguasaan bola tidak lagi cukup tanpa efektivitas dan koordinasi antarlini. Ketergantungan pada momen individual Cristiano Ronaldo terlihat jelas, terutama saat kreativitas lini tengah buntu.

Di sisi lain, kemenangan ini menegaskan Al-Qadisiyah sebagai tim kuda hitam berbahaya di Liga Pro Saudi musim ini—disiplin, efisien, dan berani mencuri poin di kandang lawan.

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN