Newsroom: Tolak Retribusi Parkir, PKL Cekcok dengan Jukir di Lapangan Merdeka Binjai

Newsroom: Tolak Retribusi Parkir, PKL Cekcok dengan Jukir di Lapangan Merdeka Binjai
Newsroom: Tolak Retribusi Parkir, PKL Cekcok dengan Jukir di Lapangan Merdeka Binjai
Binjai, MISTAR.ID
Satu rekaman video memperlihatkan keributan antara pedagang kaki lima penjual telur gulung dan juru parkir di kawasan Lapangan Merdeka Binjai, viral di media sosial.
Keributan dipicu penolakan pedagang terhadap pungutan parkir yang dikenakan kepada pembeli yang singgah di dekat lapaknya.
Dalam video berdurasi singkat itu, pedagang tampak melarang tegas adanya pungutan parkir. Menurutnya, area di sekitar lapaknya tidak boleh dipungut biaya apa pun.
Adu mulut tersebut kemudian ramai menuai komentar warganet—ada yang mendukung pedagang, namun banyak juga yang membela juru parkir karena menilai pungutan itu memang sesuai aturan.
Baca Juga: Newsroom: Dua Hari Diguyur Hujan, Sejumlah Kecamatan di Tapteng Dilanda Banjir dan Longsor
Menurut juru parkir bernama Patriata, keributan berawal saat rekannya membantu mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan. Namun, tiba-tiba rekannya dimarahi pedagang yang menolak keberadaan parkir di lokasi tersebut.
Patriata mengaku sudah meminta rekannya pergi agar tidak terjadi konflik lebih lanjut. Namun rekaman itu terlanjur viral seolah-olah mereka yang bersalah.
Ia juga menekankan bahwa dirinya adalah juru parkir resmi di bawah naungan Dinas Perhubungan Kota Binjai.
Sementara itu, Kadishub Binjai Harimin Tarigan memastikan pihaknya akan menindaklanjuti persoalan ini. Ia telah memerintahkan Kabid Parkir untuk menelusuri kejadian tersebut.
Terkait regulasi, Harimin menegaskan Perda Kota Binjai Nomor 4 Tahun 2011 menyatakan bahwa pelayanan parkir di tepi jalan umum dikenakan retribusi resmi. (hm21).





















