Friday, June 5, 2026
home_banner_first
NEWS ROOM

Newsroom: Kisah Siti, Pengrajin Kulit Ketupat di Medan: Anyaman Rezeki Jelang Lebaran

Mistar.idRabu, 18 Maret 2026 17.00
WA
FA
newsroom_kisah_siti_pengrajin_kulit_ketupat_di_medan_anyaman_rezeki_jelang_lebaran

Newsroom: Kisah Siti, Pengrajin Kulit Ketupat di Medan: Anyaman Rezeki Jelang Lebaran

Newsroom: Kisah Siti, Pengrajin Kulit Ketupat di Medan: Anyaman Rezeki Jelang Lebaran

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Lebaran tinggal hitungan hari, dan di sudut Kota Medan denyut tradisi semakin terasa hidup. Di halaman sebuah ruko di Jalan Suka Ramai, tangan-tangan cekatan menganyam helai demi helai daun kelapa menjadi kulit ketupat. Di tempat ini, Siti Syarifah Siregar menjalankan usahanya, dibantu 3 pekerja yang terampil dan cepat menyelesaikan anyaman.

Siti memulai usaha ini sejak 2020, saat pandemi Covid-19 melanda. Dari usaha kecil tersebut, kini ia menjadikannya sebagai sumber penghidupan keluarga, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, permintaan kulit ketupat meningkat tajam. Pada H-5 Lebaran, pesanan melonjak hingga 80 persen dibanding hari biasa.

Dalam sehari, Siti mampu memproduksi ribuan kulit ketupat. Bahan baku daun kelapa didatangkan dari luar Kota Medan, seperti wilayah Hamparan Perak, untuk memenuhi tingginya permintaan.

Ketupat menjadi salah satu hidangan yang selalu dicari saat Lebaran, karena identik dengan kebersamaan keluarga dan disajikan bersama berbagai lauk-pauk khas.

Usaha yang dijalankan Siti tidak hanya bergantung pada momen Lebaran. Ia juga memiliki pelanggan tetap setiap hari, seperti pedagang sate di Kota Medan, serta melayani kebutuhan acara seperti tanur dan kembar mayang untuk pernikahan.

Bagi Siti, setiap anyaman ketupat bukan sekadar produk, tetapi juga bagian dari tradisi yang terus hidup di tengah masyarakat. (hm21).

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN