Saturday, August 29, 2026
home_banner_first
NASIONAL

WALHI Catat 13.475 Hotspot Titik Panas Berada di Kaltim

Mistar.idSabtu, 29 Agustus 2026 pukul 09.08 WIB
walhi_catat_13475_hotspot_titik_panas_berada_di_kaltim

Karhutla di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Antara/Rony Muharrman/YU)

news_banner

Samarinda, MISTAR.ID – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat sebanyak 13.475 titik panas atau hotspot berada di wilayah korporasi. Hotspot tersebut didominasi konsesi pertambangan, kehutanan, dan perkebunan sawit.

Direktur Eksekutif Daerah WALHI Kaltim, Fathur Roziqin, mengatakan data itu berdasarkan pemantauan pada 1-25 Agustus 2026. Temuan tersebut menunjukkan adanya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kaltim.

"Data pemantauan hotspot per 1-25 Agustus 2026 dari WALHI Kaltim menunjukkan terdapat ancaman terhadap karhutla pada wilayah konsesi perkebunan, pertambangan dan kehutanan di Kalimantan Timur," ujarnya, dilansir dari detikKalimantan, Sabtu (29/8/2026).

Hasil analisis tim GIS WALHI Kaltim menunjukkan sekitar 5.266 titik hotspot di konsesi kehutanan yang beririsan dengan layer Perizinan Berusaha Pemafaatan Hutan (PBPH), kemudian 4.474 titik pada layer pertambangan, dan 3.735 titik dengan layer hak guna usaha (HGU) pada konsesi perkebunan sawit.

"Dengan total hotspot pada semua konsesi sekitar 13.475 titik dan 2.839 di luar konsesi," imbuhnya.

Sebaran hotspot pada konsesi industry ekstraktif tersebut mengkhawatirkan beberapa Kabupaten di Kalimantan Timur. Kabupaten Berau menjadi salah satu wilayah dengan konsentrasi hotspot tertinggi, yakni sebanyak 1.844 hotspot pada konsesi tambang, 3.015 hotspot pada konsesi kehutanan (PBPH), dan 1.047 hotspot pada konsesi perkebunan sawit (HGU).

Selanjutnya Kabupaten Paser, terdapat 1.590 hotspot pada konsesi tambang, 276 hotspot pada konsesi kehutanan (PBPH), dan 291 hotspot pada konsesi perkebunan sawit (HGU). Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memiliki 492 hotspot pada konsesi tambang, 1.678 hotspot pada konsesi kehutanan (PBPH), dan 700 hotspot pada konsesi perkebunan sawit (HGU).

Kemudian Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar), terdapat 452 hotspot pada konsesi tambang, 174 hotspot pada konsesi kehutanan (PBPH), dan 1.084 hotspot pada konsesi perkebunan sawit (HGU). Di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), tercatat 67 hotspot pada konsesi pertambangan, 88 hotspot pada konsesi kehutanan (PBPH), dan 455 hotspot pada konsesi perkebunan sawit (HGU).

Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), ada 6 hotspot pada konsesi pertambangan, 22 hotspot konsesi kehutanan, dan 154 hotspot pada konsesi perkebunan sawit (HGU). Sementara Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terdapat 4 hotspot di konsesi pertambangan, 13 hotspot di konsesi kehutanan (PBPH), dan 4 hotsot di konsesi Perkebunan sawit (HGU). (Detik)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN