Friday, June 5, 2026
home_banner_first
NASIONAL

TNI Ditugaskan Amankan Kilang Pertamina, Wamen ESDM: Objek Vital Nasional

Mistar.idSelasa, 25 November 2025 21.22
JS
tni_ditugaskan_amankan_kilang_pertamina_wamen_esdm_objek_vital_nasional

Gedung Kementerian ESDM. (foto:dokduniaenergi/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, angkat suara mengenai penugasan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga kilang minyak Pertamina.

Ia menilai langkah tersebut wajar karena kilang minyak merupakan objek vital nasional yang wajib mendapatkan pengamanan ketat.

“Penugasan TNI ini wajar karena kilang termasuk objek vital nasional. Objek vital nasional harus diamankan, termasuk oleh TNI dan Polri,” ujar Yuliot saat ditemui di Sheraton Hotel, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa TNI akan mengawasi kilang-kilang Pertamina sebagai bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Pernyataan itu disampaikan usai Rapat Kerja tertutup dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Sjafrie menjelaskan bahwa penjagaan tersebut berkaitan langsung dengan pengamanan instalasi strategis negara.

“Menjaga industri strategis terkait kedaulatan negara. Contohnya, kilang dan terminal Pertamina, yang menjadi bagian dari gelar kekuatan kita,” kata Sjafrie.

Ia menambahkan, penempatan pasukan di kilang Pertamina akan mulai dilakukan pada Desember 2025. Pengamanan melibatkan personel TNI Angkatan Darat dan akan dipantau oleh Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

“Kita akan laksanakan ini mulai Desember, dengan menugaskan pasukan TNI AD yang dipantau BAIS,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi penguatan pertahanan nasional, Kementerian Pertahanan tengah menyiapkan pembentukan satuan baru bernama Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan.

Rencananya, sekitar 150 batalyon baru mulai dibentuk pada 2025. Satuan tersebut bertujuan memperkuat keamanan di 514 kabupaten/kota serta mengamankan objek vital nasional, termasuk kilang minyak.

“Langkah ini semata-mata untuk menjaga keutuhan wilayah dan kepentingan nasional, bukan ambisi teritorial,” tegas Sjafrie. (hm16)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN