Friday, June 5, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Tim Rukyat Kemenag: Secara Hisab 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Mistar.idSelasa, 17 Februari 2026 18.27
journalist-avatar-top
tim_rukyat_kemenag_secara_hisab_1_ramadan_1447_h_jatuh_pada_19_februari_2026

Pemaparan posisi hilal di Kemenag. (foto: detik/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Anggota Tim Rukyatul Hilal Kementerian Agama (Kemenag), Cecep Nurwendaya, memaparkan hasil perhitungan (hisab) awal Ramadan 1447 Hijriah. Berdasarkan metode hisab dengan kriteria imkanur rukyat MABIMS, awal puasa diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Cecep mengatakan paparan tersebut masih bersifat informatif dan bukan keputusan final. Penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar pemerintah.

“Secara hisab, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026. Namun ini masih perlu dikonfirmasi melalui rukyat sebagai bahan pertimbangan sidang isbat malam ini,” ujarnya dalam pemaparan di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Indonesia menggunakan kriteria yang disepakati forum Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura atau MABIMS. Dalam kesepakatan terbaru, tinggi hilal minimal 3 derajat dengan elongasi geosentrik 6,4 derajat agar dinyatakan memenuhi syarat awal bulan Hijriah.

Menurut Cecep, posisi hilal di wilayah Indonesia saat ini belum memenuhi ambang batas tersebut. Ia menjelaskan tinggi hilal dan elongasi merupakan satu kesatuan parameter yang tidak dapat dipisahkan.

“Jika masih berada di bawah kriteria 3 derajat dan 6,4 derajat, maka belum masuk awal bulan. Kedua syarat itu harus terpenuhi sekaligus,” katanya.

Ia menambahkan, terdapat wilayah di belahan dunia lain yang secara astronomi telah memenuhi kriteria tersebut, seperti Amerika. Namun, negara tersebut tidak menggunakan standar MABIMS karena kesepakatan itu hanya berlaku bagi empat negara anggota.

Di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kata dia, posisi hilal masih berada di bawah batas minimal yang ditetapkan, sehingga secara hisab awal Ramadan berpotensi jatuh pada 19 Februari 2026. Keputusan resmi mengenai 1 Ramadan 1447 H akan diumumkan pemerintah setelah sidang isbat selesai digelar.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN