Friday, June 5, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Penerbangan Umrah Lion Air Jeddah–Jakarta Tertunda Hingga Dua Hari

Mistar.idJumat, 26 Desember 2025 15.26
journalist-avatar-top
penerbangan_umrah_lion_air_jeddahjakarta_tertunda_hingga_dua_hari

Ilustrasi penerbangan maskapai Lion Air. (foto: Antara/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Penerbangan Lion Air nomor JT-111 dengan rute Jeddah menuju Jakarta mengalami penundaan hingga dua hari. Maskapai pun menyampaikan permohonan maaf kepada para jemaah umrah yang terdampak keterlambatan tersebut.

Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pihaknya menyesalkan ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Ia menegaskan keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama Lion Air.

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah umrah atas keterlambatan penerbangan JT-111 rute Jeddah–Jakarta. Keputusan yang diambil semata-mata demi menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/12/2025).

Danang menjelaskan, keterlambatan bermula saat pesawat Airbus A330 dengan nomor registrasi PK-LEH menjalani pemeriksaan teknis rutin menjelang keberangkatan. Dari hasil inspeksi tersebut, teknisi menemukan adanya komponen yang harus segera diganti sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Proses perbaikan tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat karena memerlukan ketelitian tinggi untuk memastikan seluruh sistem pesawat berfungsi dengan baik. Atas pertimbangan tersebut, Lion Air memutuskan menunda penerbangan hingga pesawat benar-benar dinyatakan laik terbang.

Penerbangan JT-111 awalnya dijadwalkan berangkat dari Jeddah pada Rabu, 24 Desember 2025 pukul 20.00 AST atau Kamis, 25 Desember 2025 pukul 00.00 WIB. Namun, pekerjaan teknis yang cukup kompleks membuat jadwal tersebut tidak dapat direalisasikan.

Sebagai solusi, Lion Air mengirimkan suku cadang yang dibutuhkan dari Jakarta ke Jeddah pada Kamis, 25 Desember 2025 menggunakan pesawat Airbus A330 lain dengan registrasi PK-LEV. Pesawat tersebut juga direncanakan untuk mengangkut jemaah umrah JT-111 pada malam harinya.

Namun, dalam tahap persiapan keberangkatan, pesawat PK-LEV kembali mengalami kendala teknis tambahan sehingga penerbangan kembali harus ditunda. “Pesawat pengganti juga memerlukan penanganan teknis lanjutan sehingga keberangkatan belum bisa dilakukan,” kata Danang.

Setelah melalui rangkaian pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh, pesawat PK-LEH akhirnya dinyatakan siap dioperasikan. Lion Air kemudian menjadwalkan ulang penerbangan JT-111 pada Jumat, 26 Desember 2025 pukul 08.00 AST.

Lion Air menegaskan seluruh keputusan penundaan diambil murni demi alasan keselamatan penerbangan. Selama masa tunggu di Jeddah, maskapai memastikan seluruh jemaah mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan, termasuk akomodasi hotel, serta penyediaan makanan dan minuman secara berkala.

Maskapai juga memastikan proses perbaikan pesawat dilakukan sesuai standar keselamatan hingga dinyatakan aman untuk kembali mengudara. (hm24)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN