33.6 C
New York
Monday, June 24, 2024

Pasca Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek, Perjalanan Arus Balik akan Dipecah

Jakarta, MISTAR.ID

Pasca kecelakaan di Km 58 Tol Jakarta-Cikampek yang menewaskan 12 orang, Senin (8/4/24), Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta waktu perjalanan mudik bisa dipecah dan tak berlangsung dalam satu waktu bersamaan.

Menurut Budi Karya, hal ini agar kendaraan mudah diatur sekaligus menekan angka kecelakaan. Dia menilai, perjalanan mudik tahun ini tak berbeda dengan tahun lalu sehingga perlu dipecah.

“Tahun lalu pemudik jalan saat malam sehingga siangnya kosong, tahun ini kebalikannya. Perlu upaya pemecahan,” kata Budi di Jakarta dikutip, Selasa (9/4/24).

Evaluasi juga telah dilakukan Kementerian Perhubungan bersama Polri dan Jasa Marga. Rencananya, pemecahan waktu perjalanan akan dilakukan saat arus balik Lebaran. “Peristiwa ini pelajaran yang mahal dan kita ambil untuk mempersiapkan lebih baik,” katanya.

Baca Juga : 3 Kendaraan Tabrakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek, 12 Orang Tewas

Budi Karya menduga kecelakaan tersebut disebabkan oleh mobil pribadi yang menggunakan lajur contra flow, lalu keluar lajur contra flow dan masuk jalur arah berlawanan. Namun, Budi tidak merinci lebih lanjut mobil mana yang menjadi pemicu kecelakaan tersebut.

“Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi akan menuju ke sana dan mengevaluasi. Kami tidak saling menyalahkan, justru kami mengambil makna ke depan untuk lebih baik,” katanya.

Total 12 korban tewas dalam kejadian itu, 7 laki-laki dan 5 perempuan. Kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan, yakni Bus Primajasa nopol B-7655-TGD, Gran Max nopol B-1635-BKT dan Daihatsu Terios. Dua kendaraan yakni Daihatsu Terios dan Gran Max hangus terbakar dalam peristiwa itu. (katadata/hm24)

Syahrial Siregar
Syahrial Siregar
Alumni STIK-P Medan. Menjadi jurnalis sejak 2008 dan sekarang redaktur untuk portal mistar.id

Related Articles

Latest Articles