Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Momen Haru Prabowo Lepas Raja Abdullah II dengan Pengawalan Jet Tempur TNI AU

Mistar.idSabtu, 15 November 2025 pukul 14.36 WIB
momen_haru_prabowo_lepas_raja_abdullah_ii_dengan_pengawalan_jet_tempur_tni_au

Presiden Prabowo Subianto mengantar Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, saat mengakhiri kunjungan ke Indonesia. (foto:dokyoutubesetpres/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Sepuluh jet tempur TNI Angkatan Udara (AU) mengawal keberangkatan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Abdullah II bin Al Hussein, dari Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/11/2025).

Tujuh pesawat tempur F-16 dan tiga T-50 itu menghiasi langit Jakarta dengan terbang melintas satu per satu sesaat sebelum pesawat kenegaraan yang membawa Raja Abdullah II lepas landas.

Di bawah tangga pesawat, Presiden Prabowo Subianto bersama Raja Abdullah II turun dari mobil berpelat “Jordan” yang membawa mereka memasuki landasan Lanud Halim Perdanakusuma pada pukul 12.00 WIB. Presiden Prabowo tampak mengenakan baju safari dengan topi biru dongker, sementara Raja Abdullah II mengenakan seragam militer Yordania lengkap dengan baret merah.

Sebelum berjalan menuju tangga pesawat, keduanya sempat terlibat percakapan singkat dan saling berbisik. Mereka kemudian melangkah di atas karpet biru menuju tangga pesawat. Sebelum menaiki tangga, Raja Abdullah II berhenti sejenak dan memeluk Presiden Prabowo.

Pesawat kenegaraan lepas landas sekitar pukul 12.20 WIB. Sementara itu, pengawalan jet tempur TNI AU dilakukan hingga pesawat yang membawa Raja Abdullah II keluar dari wilayah udara Indonesia untuk melanjutkan kunjungan ke sejumlah negara Asia. Sehari sebelumnya, pada Jumat (14/11/2025), pesawat tempur juga mengawal kedatangan Raja Yordania ke Indonesia.

Pengawalan khusus tersebut merupakan bagian dari penyambutan ekstra yang disiapkan Presiden Prabowo untuk sahabat karibnya. Dalam rangkaian kunjungan itu, kedua pemimpin saling mengenang masa lalu. Dalam jamuan kenegaraan di Istana Negara pada Jumat malam, Prabowo menceritakan bagaimana Yordania membuka pintu dengan tulus ketika dirinya menghadapi masa sulit usai tahun 1998, sekitar 25–26 tahun silam. Tak heran, Prabowo menyebut hubungan kedua negara berakar kuat pada persaudaraan.

“Saya memiliki ikatan emosional yang khusus dengan Kerajaan Hashemite. Pada waktu itu saya sedang menghadapi salah satu periode paling sulit dalam karier saya, dan pada saat itulah saya merasakan persahabatan dan kebersamaan dari Yang Mulia,” ujar Prabowo.

Dalam kunjungan tersebut, Raja Abdullah II juga menyematkan penghargaan tertinggi kepada Presiden Prabowo, yakni The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance).

Penghargaan itu merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi Kerajaan Yordania Hasyimiah yang diberikan kepada raja, pangeran, kepala negara, dan pejabat tinggi lainnya. Bejewelled Grand Cordon merupakan tingkat tertinggi dan paling bergengsi dalam struktur penghargaan itu.

Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tampak semobil dengan Raja Abdullah II ketika tiba di Lanud Halim. Setelah turun dari mobil, Raja Abdullah II menyalami delegasi Indonesia, antara lain Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Luar Negeri Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo, dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Prabowo kemudian bergantian menyalami delegasi Yordania.

Selanjutnya, Prabowo mengantar Raja Abdullah II berjalan di atas karpet biru diiringi musik kemiliteran menuju tangga pesawat. Keduanya kembali saling memberi hormat, berpelukan, berbincang singkat, dan bersalaman sebelum Raja Abdullah II menaiki pesawat dan kembali memberikan hormat sebelum berangkat meninggalkan Indonesia.

Pada malam sebelumnya, Prabowo menjamu Raja Abdullah II dalam santap malam kenegaraan di Istana Negara. Suasana berlangsung hangat dan penuh kehormatan. Kedua pemimpin menegaskan kembali persahabatan dan solidaritas yang telah terjalin lebih dari tujuh dekade.

Prabowo menyampaikan kehormatan atas kedatangan Raja Abdullah II beserta delegasi Yordania. “Anggaplah kami lebih dari sekadar mitra. Kita memiliki ikatan persaudaraan dan persahabatan yang kuat, dan ikatan ini harus tetap lestari di masa depan,” ucap Presiden.

Raja Abdullah II turut menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi penting dalam komunitas Muslim dunia, terutama dalam peran diplomatik pada masa-masa sulit.

“Kami selalu memandang Indonesia sebagai bagian yang sangat penting dari komunitas Muslim. Peran Indonesia dalam urusan internasional, terutama di bawah kepemimpinan Anda, di masa-masa sulit ini sangatlah penting,” ujarnya. (hm16)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN