Monday, October 12, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Menlu Tata Tegas: Indonesia Tidak Ikut Blok Mana Pun, Kita Pilih Prinsip Bukan Aliansi

Mistar.idSenin, 12 Oktober 2026 pukul 19.59 WIB
menlu_tata_tegas_indonesia_tidak_ikut_blok_mana_pun_kita_pilih_prinsip_bukan_aliansi_

Menlu tegaskan RI tidak berpihak pada blok militer manapun.(Foto: idxchannel.com)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID (12/10/2026) — Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir (Tata) menegaskan Indonesia tidak terikat dengan aliansi mana pun dan tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

Tata menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di Gedung Palapa, Kemlu, beberapa jam setelah serah terima jabatan dengan Menlu sebelumnya, Sugiono, Senin (12/10/2026).

"Indonesia tidak terikat pada aliansi mana pun. Kita tidak memilih blok, kita memilih prinsip, kita negara cinta damai ingin berteman dengan semua negara," kata dia.

Lebih lanjut, Tata menerangkan prinsip tersebut tidak boleh disalahartikan sebagai sikap lemah jika kepentingan nasional diganggu.

"Kita akan selalu tegas untuk kepentingan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)," ucap dia.

Tata juga menerangkan Indonesia selalu berusaha menjadi bagian dari solusi di tengah perbedaan.

"Bebas tapi tidak diam. Aktif tapi tidak ikut-ikutan. Dengan cara itulah Indonesia membangun reputasi sebagai bridge builder dan peacemaker," ungkapnya.

Indonesia tergabung dalam sejumlah organisasi seperti ASEAN, BRICS, G20, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), MIKTA, hingga D-8. Partisipasi ini merupakan peran aktif Indonesia di forum internasional.

Posisi Indonesia bergabung dengan BRICS sempat memicu kritik. Pakar hubungan internasional menilai keanggotaan Indonesia di organisasi tersebut akan terlihat sebagai bagian dari poros China-Rusia di tengah rivalitas global saat ini.

Namun, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa bergabung ke BRICS adalah pengejawantahan politik luar negeri bebas aktif dan bukan berarti ikut kubu tertentu. (CNN/hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN