Sunday, July 12, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Jemaah An-Nadzir di Gowa Rayakan Iduladha 26 Mei 2026

Mistar.idMinggu, 24 Mei 2026 pukul 09.17 WIB
jemaah_annadzir_di_gowa_rayakan_iduladha_26_mei_2026

Jemaah An Nadzir di Kabupaten Gowa saat melaksanakan shalat Iduladha tahun lalu. (Foto: Antara/Arnas Padda)

news_banner

Gowa, MISTAR.ID

Jemaah An-Nadzir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan perhitungan tim khusus pemantau bulan dari sejumlah daerah di Indonesia.

Pimpinan jemaah An-Nadzir, M. Samiruddin Pademmui, mengatakan pihaknya menggunakan metode penggabungan dalil naqli dari Al-Qur’an dan hadis dengan pendekatan ilmiah dalam menentukan awal bulan Hijriah.

“Iya, kami menetapkan Iduladha jatuh pada Selasa (26/5),” kata Samiruddin, dikutip dari CNNIndonesia.com, Minggu (24/5/2026).

Menurut dia, metode yang digunakan dimulai dari pengamatan fase-fase bulan, termasuk pemantauan purnama pada tanggal 14, 15, dan 16 bulan sebelumnya. Selain itu, jemaah juga melakukan observasi bulan sabit tua di ufuk timur menggunakan kain tipis hitam untuk melihat susunan bayangan bulan.

Tak hanya itu, An-Nadzir turut memperhatikan sejumlah fenomena alam seperti hujan, petir, angin kencang, dan pasang puncak air laut yang diyakini sebagai penanda pergantian bulan atau konjungsi (ijtima).

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, tim An-Nadzir menyatakan pergantian bulan dari Dzulqaidah ke Dzulhijjah terjadi pada Ahad, 17 Mei 2026 sekitar pukul 04.03 WITA.

“Karena pada Ahad 17 Mei 2026 terjadi pergantian bulan dari Dzulqaidah ke Dzulhijjah, maka 1 Dzulhijjah 1447 H terhitung mulai Ahad 17 Mei 2026,” ujar Samiruddin.

Ia menjelaskan, pada saat pergantian bulan tersebut posisi matahari lebih dahulu terbit dibanding bulan. Menurut metodologi An-Nadzir, kondisi itu menandakan telah masuk bulan baru atau hilal.

Jemaah An-Nadzir juga memastikan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah akan digelar pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 07.00 WITA.

“Dengan demikian, 10 Dzulhijjah atau Hari Raya Iduladha jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026,” katanya.

Samiruddin menegaskan perbedaan metode penetapan awal bulan merupakan hal yang lumrah dalam khazanah fikih Islam. Karena itu, pihaknya mengajak umat Islam untuk menyikapi perbedaan dengan sikap dewasa, bijak, dan saling menghormati. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN