Dua Siklon Tropis SENYAR dan KOTO Ancam Indonesia: Ini Wilayah Terdampak

Ilustrasi, Dua Siklon Tropis SENYAR dan KOTO. (foto:tangkapanlayar tropicalcyclone.bmkg/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Dua sistem cuaca signifikan kembali terbentuk dan memengaruhi kondisi atmosfer di Indonesia. Bibit Siklon Tropis 95B, yang diberi nama SENYAR, serta Siklon Tropis KOTO dari bibit 92W, kini memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah daratan dan perairan Indonesia.
SENYAR: Terbentuk di Selat Malaka
Bibit Siklon Tropis 95B atau SENYAR mulai terbentuk pada 20 November 2025 pukul 18.00 UTC (21 November 2025 pukul 01.00 WIB) di Selat Malaka, tepat di sebelah timur Aceh. Sistem ini berkembang di dalam Area of Monitoring (AoM) TCWC Jakarta dan terus menunjukkan penguatan serta perluasan dampak dalam beberapa hari terakhir.
SENYAR menimbulkan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi khususnya di wilayah Sumatra bagian utara hingga barat. Warga diminta waspada terhadap potensi banjir, longsor, dan gangguan aktivitas laut.
Wilayah Terdampak SENYAR
SENYAR memunculkan ancaman cuaca ekstrem di wilayah berikut:
- Cuaca Ekstrem: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat
- Gelombang Tinggi: Perairan Riau, Selat Malaka bagian tengah dan utara, Perairan Lhokseumawe, Perairan Sabang–Banda Aceh, Perairan Meulaboh–Kepulauan Sinabang, Perairan barat Aceh, Samudra Hindia barat Aceh dan barat Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Nias–Sibolga, serta perairan utara Sabang
- Angin Kencang: Aceh dan Sumatera Utara
Kondisi ini berpotensi mengganggu pelayaran, aktivitas nelayan, serta jalur darat di wilayah dengan curah hujan tinggi.
KOTO: Siklon Tropis dari Laut Sulu
Siklon Tropis KOTO terbentuk dari bibit siklon tropis 92W pada 25 November 2025 pukul 19.00 WIB di wilayah Laut Sulu, juga dalam zona pemantauan TCWC Jakarta.
Meski terbentuk di area yang lebih timur, KOTO memberikan dampak signifikan pada aliran angin dan kelembapan, sehingga meningkatkan peluang hujan lebat dan angin kencang di beberapa provinsi di Kalimantan dan wilayah sekitar Laut Natuna.
Wilayah Terdampak KOTO
- Cuaca Ekstrem: Kalimantan Barat, Kepulauan Riau
- Gelombang Tinggi: Perairan Kepulauan Loloda, Laut Sulawesi bagian barat, Perairan Kalimantan Utara, Selat Makassar bagian utara, Laut Natuna Utara
- Angin Kencang: – (tidak ada informasi tambahan dari data sumber)
Kondisi ini menuntut kewaspadaan masyarakat pesisir, terutama pelaku transportasi laut di jalur Sulawesi–Natuna–Kepulauan Riau.
Imbauan Kewaspadaan
Dengan dua sistem tropis yang aktif secara bersamaan, masyarakat diminta:
- memantau informasi resmi dari BMKG,
- membatasi aktivitas di laut pada wilayah berombak tinggi,
- mengantisipasi potensi banjir dan longsor di daratan, dan
- berhati-hati terhadap angin kencang yang dapat menggangu aktivitas harian.
(bmkg/ai/hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER






















