Monday, July 13, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Buruh Indomaret Tolak Upah Lembur Diganti Hari Libur

Mistar.idSelasa, 26 Mei 2026 pukul 14.31 WIB
buruh_indomaret_tolak_upah_lembur_diganti_hari_libur

Buruh Indomaret berdemo di PIK. (Foto: Detikcom/Adhfar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Sejumlah buruh Indomaret menggelar aksi demonstrasi di depan Menara Indomaret, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Selasa (26/5/2026). Mereka menolak kebijakan penghapusan upah lembur pada hari libur nasional yang diganti dengan hari libur biasa.

Dalam aksi tersebut, para buruh menuntut manajemen Indomaret tetap memberikan upah lembur bagi pekerja yang masuk saat tanggal merah.

Perwakilan karyawan Indomaret, Ahmad Saifuddin mengatakan, pihaknya akan menggelar aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Apabila pada hari ini tidak ada kepastian, tidak ada keputusan yang konkret, hak dan keadilan kami tidak diberikan, maka tunggu aksi-aksi yang lebih besar dari seluruh cabang nasional,” ujar Ahmad kepada wartawan.

Ahmad menambahkan, terkait aksi lanjutan, pihaknya akan mengikuti arahan dari pengurus serikat pekerja.

Sementara itu, salah seorang buruh Indomaret, Winda Ayu mengaku keberatan dengan kebijakan baru yang mulai diterapkan sejak Mei 2026.

Menurut Winda, sebelumnya pekerja yang masuk saat tanggal merah mendapat upah lembur sekitar Rp400 ribu. Namun kini, upah tersebut dihapus dan diganti dengan hari libur.

“Itu penting banget karena semua orang punya kebutuhan masing-masing di rumah. Bukan hanya soal nominal Rp400 ribu, tapi kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya.

Ia juga menyinggung adanya beban pembayaran nota kurang lebih (NKL) atau barang hilang yang harus ditanggung pekerja.

“Kita sudah bayar minus barang hilang, kenapa lemburan kami tidak dibayar dan malah diganti libur,” ujarnya.

Mengutip Detikcom, massa buruh mulai berkumpul sekitar pukul 09.40 WIB dengan mengenakan atribut organisasi masing-masing. Sejumlah bendera organisasi buruh seperti Partai Buruh dan FSPMI tampak dibawa peserta aksi.

Massa juga menyuarakan tuntutan melalui pengeras suara dan membentangkan spanduk berisi penolakan terhadap kebijakan penghapusan upah lembur tanggal merah.

"Bayarkan lembur kami!" teriak massa.

Berikut ini enam tuntutan yang tertulis dalam spanduk massa yang tergabung dalam PUK SPAI PT Indomarco Prismatama Tangerang:

1. Menolak segala bentuk pemaksaan, tekanan, dan penggiringan pernyataan terhadap pekerja

2. Menegaskan hak pekerja atas upah kerja lembur

3. ⁠Menolak penggantian hak lembur dengan off tambahan yang sesuai dengan ketentuan

4. Menuntut kepatuhan perusahaan terhadap peraturan perusahaan dan Undang-undang Ketenagakerjaan

5. Menuntut penindakan tegas terhadap oknum yang melakukan intimidasi

6. Jangan rusak hubungan industrial. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN