Tuesday, October 20, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Aktivis Greenpeace Turun dari Patung Bundaran HI, Dievakuasi ke Ambulans

Mistar.idSelasa, 20 Oktober 2026 pukul 12.32 WIB
aktivis_greenpeace_turun_dari_patung_bundaran_hi_dievakuasi_ke_ambulans

Sejumlah anggota Greenpeace Indonesia mulai turun dari Patung Bundaran HI (Foto: detikcom)

Jakarta, MISTAR.ID – Sejumlah aktivis Greenpeace Indonesia mulai turun dari Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026), menggunakan tali penyelamatan (rescue). Beberapa aktivis terlihat kelelahan hingga harus dibawa ke ambulans untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivis pertama turun sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah mencapai bawah, ia tampak lemas dan langsung dibawa menuju ambulans Dokpol.

Dua aktivis lainnya kemudian menyusul turun menggunakan tali rescue. Keduanya juga terlihat mendapatkan bantuan petugas setelah tiba di bawah.

Sejumlah personel kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemadam kebakaran tampak bersiaga di sekitar lokasi untuk membantu proses evakuasi. Petugas turut memastikan keselamatan para aktivis yang terlihat kelelahan.

Bentangkan Spanduk Tuntut Penanganan Krisis Iklim

Aksi Greenpeace Indonesia berlangsung sejak pagi dengan membentangkan spanduk dan poster berwarna kuning di Patung Selamat Datang Bundaran HI. Materi aksi tersebut berisi tuntutan agar pemerintah menangani krisis iklim serta sejumlah kritik terkait perlindungan lingkungan.

Salah satu poster yang terlihat memuat pesan, “Melindungi lingkungan = Melindungi kualitas hidup.”

Spanduk tersebut kemudian diangkat sekitar pukul 08.10 WIB. Setelah itu, kepolisian meminta para aktivis segera turun dari patung dengan mengutamakan keselamatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung menyatakan bahwa kepolisian bersama TNI siap memberikan pelayanan dan perlindungan kepada para peserta aksi.

Ia meminta para aktivis segera turun demi keselamatan mereka. Reynold juga menginstruksikan personel kepolisian dan TNI yang berjaga agar memberikan rasa aman dan nyaman selama proses penurunan berlangsung.

Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan petugas gabungan, sementara para aktivis yang tampak kelelahan diarahkan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN