Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Aceh Dapat Bantuan dari Luar Negeri Pasca Banjir, Begini Respons Gubernur Muzakir Manaf

Mistar.idSenin, 8 Desember 2025 pukul 16.41 WIB
aceh_dapat_bantuan_dari_luar_negeri_pasca_banjir_begini_respons_gubernur_muzakir_manaf

Gubernur Aceh Muzakir Manaf. (foto: dok instagram/mistar)

news_banner

Banda Aceh, MISTAR.ID

Provinsi Aceh mendapatkan bantuan dari luar negeri untuk menangani bencana hidrometeorologi. Menurut Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bantuan yang diberikan akan disalurkan secara merata.

Diketahui, Muzakir menerima bantuan dari China untuk mencari korban jiwa yang tertimbun di bawah longsor. Ia mengatakan tim tersebut sedang membahas proses evakuasi terutama di titik lokasi yang terdampak cukup parah.

"Mereka sedang mengevakuasi banyak-banyak yang tertanam dengan lumpur. [Bantuan] dari LSM juga berhubung kait dengan pemerintah [China]," katanya diunggah dari Instagram pribadinya, dikutip Senin (8/12/2025).

Selain itu, Muzakir menyampaikan pihaknya akan menerima kembali bantuan dari Malaysia berupa kebutuhan pokok dan obat-obatan. Muzakir menegaskan tidak ada intervensi terkait bantuan yang diberikan dari luar negeri.

Ia menyampaikan tidak ada larangan bantuan luar negeri masuk ke dalam negeri. Muzakir menilai langkah ini dapat membantu warga Aceh yang belum merata mendapatkan bantuan. Sebab, katanya, sampai saat ini Aceh masih mengalami kekurangan bantuan.

Ia menyebut salah satunya adalah tenaga medis. Muzakir menjelaskan, nantinya Pemerintah Pusat akan menerjunkan dokter-dokter magang untuk menangani masalah kesehatan di Aceh.

"Dokter kita kurang. Mungkin yang akan menjadi dokter seperti koas mungkin akan kita gunakan juga," katanya.

Data BNPB per Minggu (7/12/2025), korban jiwa di Aceh menjadi 366 orang, hilang sebanyak 96 orang, dan 4,3 ribu luka-luka. Berdasarkan kabupaten/kota, korban jiwa di Aceh Utara menjadi 128 orang, Aceh Tamiang 57 orang, Aceh Timur 47 orang, Bener Meriah 34 orang, Pidie Jaya 27 orang, Aceh Tengah 23 orang, Bireun 20 orang, Aceh Tenggara 14 orang, Kota Langsa 5 orang, Gayo Lues, 4 orang, dan Kota Lhokseumawe 4 orang.

Dari sisi jumlah pengungsi di Aceh Utara sebanyak 316,6 ribu jiwa, Aceh Tamiang 262,1 ribu jiwa, Aceh Timur 180 ribu jiwa, Bener Meriah 38,7 ribu jiwa, Pidie 25,8 ribu jiwa, Pidie Jaya 20,1 ribu jiwa, Kota Lhokseumawe 19,6 ribu jiwa, Gayo Lues 14,5 ribu jiwa, Aceh Tengah 13 ribu jiwa, Nagan Raya 8,1 ribu jiwa, dan Aceh Tenggara 5,6 ribu jiwa.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN