Pemprov Sumut Kucurkan Bantuan Keuangan Rp325 Miliar, Asahan Penerima Terbesar

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut Faisal Arif Nasution (tengah) saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut. (Foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (8/10/2026) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) sebesar Rp325 miliar untuk 30 kabupaten dan kota pada tahun ini.
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut Faisal Arif Nasution mengatakan, BKP diberikan untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan di daerah.
"BKP ini kami beri ke kabupaten dan kota berdasarkan proposal yang diajukan. Lalu proposal itu diverifikasi oleh Bapperida, kalau sudah disetujui baru kami berikan sesuai jumlah yang diajukan," ujarnya kepada wartawan saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (8/10/2026) sore.
Faisal merinci sejumlah daerah penerima BKP dengan nominal besar. Kabupaten Asahan menerima Rp28 miliar, Karo Rp23,4 miliar, Nias Utara Rp23 miliar, Labuhanbatu Selatan Rp21,5 miliar, Padang Lawas Rp20 miliar, dan Tapanuli Utara Rp25 miliar.
Sementara kabupaten dan kota lainnya menerima Rp15 miliar hingga di bawah Rp5 miliar. Menurutnya, realisasi BKP akan menjadi salah satu pertimbangan Pemprov Sumut memberikan apresiasi pada 2027.
"Jadi nanti kami bisa melihat mana yang capaiannya bagus. Ini tentunya akan menjadi pertimbangan Gubernur untuk memberikan penghargaan kepada kabupaten dan kota yang baik realisasinya," ucapnya.
Mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut itu menyebutkan pagu BKP tahun ini sebesar Rp382 miliar. Dari jumlah tersebut, BKP yang telah berkontrak mencapai Rp325 miliar untuk 30 kabupaten/kota.
"Realisasi fisik pembangunan terus berjalan saat ini. Kita akan memastikan seluruh kegiatan yang didanai melalui BKP dapat rampung hingga Desember 2026," tutur Faisal.
Ia menambahkan mayoritas proposal BKP diajukan untuk rekonstruksi jalan dan pembangunan infrastruktur di kabupaten/kota.
"Seluruh kabupaten dan kota untuk meningkatkan infrastruktur. Jadi proposal yang diajukan kita coba sinergikan dengan provinsi juga," katanya.(hm02)
PREVIOUS ARTICLE
Rico Waas Janji Beri Kemudahan untuk Investor India di Medan

















































