Medan Targetkan PSEL Mulai 2027, Solusi Sampah 1.500 Ton per Hari

Kadis Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, saat mendampingi Sekda dalam Rakor kesiapan PSEL. (foto:Diskominfo Medan/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Pembangunan Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Medan ditargetkan mulai pada tahun 2027. Hal ini menyusul selesainya pembebasan lahan seluas 5 hektare di kawasan Medan Marelan.
“Lahan ini memang khusus kami siapkan sesuai petunjuk Pemerintah Pusat dalam penerapan PSEL. Lokasi yang dibebaskan persis bersebelahan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun,” kata Kadis Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, kepada MISTAR, Kamis (12/3/2026).
Melvi menjelaskan, dalam penerapan PSEL di Kota Medan, Pemko Medan juga akan membebaskan lahan tambahan seluas 9,9 hektare yang masih bersebelahan dengan lahan yang sudah dibebaskan.
“Totalnya ada 14,9 hektare, namun yang sudah dibebaskan baru 5 hektare. Sisanya target kami selesai dibebaskan tahun ini. Setelah itu, akan kami laporkan ke Pemerintah Pusat agar PSEL di Kota Medan bisa segera dibangun,” ujarnya.
Soal waktu pembangunan, Melvi menuturkan Kota Medan berada pada batch 2 dalam penerapan PSEL di Indonesia.
“Batch 1 meliputi Denpasar, Bogor, Bekasi, dan Yogyakarta yang mulai dikerjakan tahun 2026. Untuk Kota Medan, kemungkinan PSEL mulai dibangun tahun 2027,” ucapnya.
Melvi menegaskan, Pemko Medan siap merealisasikan PSEL agar persoalan sampah dapat ditangani secara modern dan ramah lingkungan.
“Dengan volume sampah kita yang mencapai 1.500 ton per hari, penerapan PSEL ini akan menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah di Kota Medan,” tuturnya mengakhiri. (hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















