Wednesday, October 14, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kualitas Udara Medan Tidak Sehat, BMKG: Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Mistar.idRabu, 14 Oktober 2026 pukul 15.46 WIB
kualitas_udara_medan_tidak_sehat_bmkg_warga_kurangi_aktivitas_di_luar_ruangan

Kondisi paparan asap karhutla yang tampak pekat di Kota Medan, Rabu (14/10/2026). (foto: Deddy/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Kualitas udara di Kota Medan dan sekitarnya masuk kategori tidak sehat pada Rabu (14/10/2026) siang. Peningkatan partikulat yang terpantau di tengah kondisi kabut asap mendorong BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Pantauan di sejumlah kawasan Kota Medan menunjukkan kabut asap terlihat cukup pekat. Kondisi tersebut tampak di Simpang Glugur, Kecamatan Medan Barat, Simpang Bundaran SIB, Kecamatan Medan Petisah, serta sejumlah kawasan lain di pusat kota.

Kabut asap juga menyelimuti gedung-gedung bertingkat yang terlihat dari kejauhan. Selain mengurangi jarak pandang, kondisi ini membuat sebagian pengendara sepeda motor terlihat mengenakan masker saat beraktivitas di jalan.

Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Christin Mori, mengatakan peningkatan partikulat terpantau di Kota Medan dan sekitarnya pada siang hari.

"Per jam 1 siang, terpantau di Kota Medan dan sekitarnya partikulatnya meningkat dan masuk kategori tidak sehat," ujarnya saat dikonfirmasi Mistar melalui telepon seluler.

BMKG mengimbau masyarakat membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama ketika kondisi udara berkabut atau jarak pandang mengalami penurunan.

Bagi masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker yang sesuai juga dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi warga yang harus beraktivitas di tengah kabut asap. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi kualitas udara dan imbauan resmi dari instansi terkait.

Asap yang menyelimuti Medan dilaporkan terjadi di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN